Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Suporter Indonesia Diminta Jangan Terprovokasi

Jumat, 30 November 2012, 15:41 WIB
Komentar : 0
Antara/Yudhi Mahatma
Menpora Andi Mallarangeng.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -– Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), Andi Mallarangeng, meminta agar supporter Indonesia yang akan menyaksikan pertandingan  piala AFF di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, tidak terprovokasi video aksi suporter Malaysia. Menurutnya, supporter Indonesia harus mendukung Timnas tanpa melakukan penghinaan.

“Kita ingin jadi supporter teladan. Kita dukung Timnas tanpa harus menghinda, mengejek supporter lain,” katanya saat ditemui usai pengarahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Gubernur, Pangdam/Kapolda, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, Jumat (30/11).

Ia mengaku sudah berbicara dengan Duta Besar Indonesia di Malaysia. Kedutaan pun sudah berkomunikasi dengan pihak terkait untuk melindungi supporter Indonesia di Malaysia.  "Mereka sudah komunikasi dengan pihak-pihak terkait di Malaysia utk memastikan perlindungan terhadap suporter kita,” katanya.

Andi sendiri mengaku belum melihat penghinaan yang dilakukan supporter Malaysia di Youtube. Ia hanya mendapatkan laporan mengenai hal tersebut. Menurutnya, ada ketentuan dari FIFA yang mengatur tentang etika sebagai supporter. “Ada ketentuan FIFA yang mengatur etika sebagai supporter tidak boleh menghina, kata-kata rasis, atau melecehkan,” katanya.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Dewi Mardiani
1.550 reads
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda