REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Bill Hamid menjadi malaikat penyelamat ketika DC United melawat ke Red Bull Arena dalam lanjutan kompetisi Major League Soccer (MLS), Ahad (17/3) dini hari WIB. Penjaga gawang United ini memaksa tuan rumah New York Red Bull harus puas berbagi angka dengan melakukan tujuh penyelamatan spektakuler.
Laga baru berjalan delapan menit ketika Hamid sudah harus jatuh bangun mengamankan gawangnya. Kiper 22 tahun ini dengan sigap menghalau tendangan menyusur tanah Thiery Henry dengan tangan kanannya di tiang jauh. Hamid masih belum bisa tenang dalam 82 menit berikutnya.
Di hadapan puluhan ribu suporternya, Red Bull bermain dominan. Anak asuh Mike Petke berhasil menahan pemain-pemain United bertahan di daerahnya sendiri. Dengan dua alumni Eropanya, Thiery Henry dan Juninho Pernambucano, Red Bull tak henti-hentinya memberikan ancaman.
"Penguasaan bola terasa seperti 90-10 untuk Red Bull. Itu perasaan kami sebagai pemain belakang," kata bek tengah United, Brandon McDonald seperti dilansir laman resmi klub.
Pasukan Red Bull tidak memberi kesempatan United mengembangkan permainan. Sepanjang laga, Red Bull mengirimkan 24 tendangan ke arah gawang, berbanding empat yang dicatatkan United.
Dari sisi penguasaan bola, Red Bull pun jauh lebih dominan dengan 57 persen. "Saya tidak tahu bagaimana kami tetap masih bisa mencuri poin dari laga seperti itu," imbuh gelandang United, Chris Pointus.
Dari sederet aksi gemilang Hamid, penyelamatan terpenting terjadi ketika laga memasuki injury time babak kedua. Kiper berpostur 1,91 meter ini sukses menghalau tandukan Brandon Barklage tepat di garis gawang. Pemain Red Bull mengkalim bola telah masuk. Tapi, wasit Mark Geiger berpendapat lain.
"Bolanya memang hampir masuk. Tapi belum masuk. Saya mendapatkannya sebelum melewati garis gawang," ujar Hamid yang dinobatkan sebagai man of the match.Pelatih United, Ben Olsen mengaku senang dengan hasil akhir laga.
Meski begitu, ia mengakui skuatnya masih harus banyak berkembang dari sisi permainan. "Terutama di lini tengah," bebernya.
Dengan hasil ini, Red Bull gagal mendapat kemenangan pertamanya musim ini. Red Bull harus puas di posisi sembilan Wilayah Timur dengan koleksi dua poin dari tiga laga. Sedangkan, United tak beranjak dari poringkat lima dengan koleksi empat poin.