Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

DC United Kenalkan Erick Thohir ke Publik

Kamis, 12 Juli 2012, 07:36 WIB
Komentar : 0
tnga.com
DC United
DC United

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir, bersama Jason Levien resmi diperkenalkan sebagai salah satu pemilik baru DC United.

Manajemen klub Major Soccer League (MLS) mengenalkan keduanya dalam sebuah konferensi pers yang digelar di W Hotel, Washington, Amerika Serikat, Selasa (10/7). 

"Saya bangga untuk memperkenalkan Erick dan Jason sebagai partner kami," kata co-owner DC United lainnya, Will Chang seperti dikutip CSNWanshington.com.

Chang mengatakan, Erick Thohir dan Jason Levien merupakan dua sosok yang tepat untuk mendongkrak kembali kejayaan klub sepakbola ibukota AS itu.

Chang juga yakin keduanya, yang juga merupakan pemilik utama klub bola basket AS (NBA) Philadelphia 76ers, mampu menyelamatkan DC United dari krisis finansial yang tengah membelit dalam beberapa tahun belakangan.

"Saya yakin bahwa kami telah menemukan orang-orang yang tepat untuk bekerja sama dan saya sangat antusias dengan masa depan DC United," imbuhnya.

Terakhir kali DC United merasakan gelar juara MLS Cup pada tahun 2004. Puncak kejayaan DC United terjadi pada akhir 90-an saat merengkuh tiga gelar MLS Cup dalam kurun empat tahun, yakni 1996, 1997, dan 1999.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : CSNWanshington.com
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar