Jumat , 05 May 2017, 08:59 WIB

Andai Terbukti Bersalah dalam Transfer, Neymar tak Dipenjara

Red: Israr Itah
REUTERS/Fernando Donasci
Neymar
Neymar

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Neymar akan menjalani persidangan di Spanyol terkait proses transfernya pada 2013. Pengadilan Tinggi Nasional Spanyol memutuskan persidangan harus digelar karena menemukan kecurangan penggelapan nilai transfer sebenarnya dari hasil investigasi mereka.

Andai dinyatakan bersalah, Neymar kemungkinan tidak akan menjalani hukuman penjara. Sebab untuk terdakwa yang baru kali pertama dituntut dalam kejahatan di luar kekerasan, hukuman kurungan dua tahun dan di bawahnya dilarang di Spanyol. 

Para jaksa penuntut mengatakan pada November lalu bahwa Neymar semestinya didenda sepuluh juta euro dan mendapat hukuman dua tahun penjara. 

Kasus ini berasal dari keluhan kelompok investasi Brasil, DIS, yang memiliki sebagian hak transfer Neymar. DIS mengklaim menerima lebih sedikit uang daripada hak mereka saat kepindahan Neymar dari Santos menuju Barcelona.

Barcelona mengatakan bahwa saat Neymar pindah transfer itu bernilai 57,1 juta euro, di mana 40 juta euro dibayarkan kepada keluarga Neymar.

DIS menerima 40 persen bagian dari 17,1 juta euro tersisa yang diterima Santos. Namun pengadilan menyatakan nilai sebenarnya yang ditransfer Barcelona ke Santos adalah 25,2 juta euro, sehingga potongan 40 persen untuk DIS semestinya didasarkan pada jumlah tersebut, bukan 17,1 juta euro. 

"Hakim menetapkan hukuman sebesar 3.429.768 euro sebagai uang pertanggung jawaban untuk Rosell, Bartomeu, Rodrigues, Football Club Barcelona, dan Santos Football Club, yang harus dibayarkan bersama-sama (kepada DIS)," demikian pernyataan pengadilan Spanyol, Kamis (4/5), dikutip Reuters.

Barcelona setuju untuk membayar denda 5,5 juta kepada pihak-pihak yang berwenang di Spanyol untuk menyelesaikan kasus terkait penipuan pajak.

Sumber : Antara