Rabu, 22 Zulqaidah 1435 / 17 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kisah Rindu Hamit Altintop ke Tanah Suci

Senin, 21 Mei 2012, 01:36 WIB
Komentar : 0
Real Madrid Indonesia
Hamit Altintop
Hamit Altintop

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID - Periode awal tahun lalu merupakan momen yang tidak bakal dilupakan Hamit Altintop. Gelandang Real Madrid ini dipilih FIFA sebagai pencetak gol terbaik selama 2010. 

Ketika itu, Turki melibas Kazakhstan dengan skor 3-0 dalam babak kualifikasi Piala Eropa 2012. Tendangan volinya yang tidak mampu ditepis kiper lawan membuatnya memperoleh penghargaan Puskas Award.

Sejak saat itu, nama Hamit semakin melambung di pentas Eropa, meski sebelumnya sudah mencuri perhatian publik dalam berbagai aksinya ketika memperkuat Bayern Muenchen. 

Pemain kelahiran Gelsenkirchen, Jerman, ini lahir dari orangtua berdarah Turki yang bermukim di Jerman. Karena itu dia lebih memilih membela timnas tanah leluhurnya daripada tempat kelahirannya.

Hamit memiliki saudara kembar bernama Halil Altintop, yang memperkuat klub Trabzonspor. Hamit lahir lebih dulu dengan jarak 10 menit dari Halil. Keduanya pernah satu klub saat memperkuat Schalke 04 pada pertengahan 2000. Sayangnya, mereka pada tahun ini kecewa lantaran Turki gagal lolos ke Piala Eropa 2012 di Polandia-Ukraina.

Ibadah ritual Hamit di Kota Madrid masih belum tersorot media. Hal itu berbeda dengan aktivitasnya selama di Kota Muenchen. 

Dibesarkan oleh keluarga Muslim yang ketat terhadap ajaran Islam membuat Halil menjadi pribadi yang taat terhadap agama. Ketika memasuki Ramadhan, Hamit mengaku mendapat keistimewaan saat latihan dari pelatih Muenchen. 

“Saya diberi kesempatan tidak terlalu berat berlatih saat berpuasa,” kata dia. Karena itu, ia tetap menjalankan ibadah puasa lantaran mampu melaksanakannya.

Pada pertengahan 2009, dia bersama Franck Ribery melakukan ibadah umroh di sela-sela timnya melakukan laga persahabatan di Jeddah. Mereka mencuri-curi kesempatan dengan menempuh jarak 70 kilometer ke Mekah agar bisa menjalankan ritual suci tersebut sebelum timnya bertolak ke Jerman. 

Meski tidak menjelaskan alasannya, namun tersiar kalau keduanya saat itu sedang rindu dengan Kabah.

Yang pasti pihak klub mendukung ibadah yang dilakukan Hamit dan Ribery. Sebagai bukti, aktivitas beribadahnya dua orang pemain itu diberitakan laman resmi klub. Tidak hanya berita, klub juga memajang foto kedua pemain itu berfoto bersama sembari masih mengenakan pakaian ihram yang serba putih.

Hamit Altintop dan Franck Ribery saat ibadah umroh di 2009.

Lihat profil lengkap Hamit Altintop di situs resmi Real Madrid Indonesia

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Berbagai sumber
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Atasi Masalah Grafiti, ini Cara Kreatif Washington DC
WASHINGTON --  Kota besar seperti ibukota Amerika Serikat, Washington DC, juga menghadapi masalah graffiti karena semakin banyaknya dinding gedung dan tempat umum yang...