Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Berdirinya Inter Milan

Sabtu, 09 Maret 2013, 01:00 WIB
Komentar : 0
ielmy.wordpress.com
Inter Milan saat menjuarai Liga Champions 2010.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Hari ini adalah hari bersejarah bagi Inter Milan. Pada 105 tahun yang lalu, atau tepatnya 9 Maret 1908, klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza itu berdiri di Kota Milan.

Klub berjuluk I Nerazzurri itu dibentuk sekelompok pemain dari Milan Cricket dan Football Club (sekarang dikenal sebagai AC Milan) yang tidak puas dengan pembatasan klub pada pemain asing. Mereka tidak setuju dengan dominasi pemain lokal di AC Milan.

Karena itulah, kelompok yang terdiri dari orang Italia dan Swiss itupun akhirnya membentuk klub baru bernama Football Club Internazionale Milano (sekarang Inter).

Sejak awal dibentuk, klub ini terbuka untuk semua pemain dari berbagai negara. Karena itulah nama klub ini dinamakan sebagai Internazionale yang merupakan wujud keinginan pendiri-pendirinya membuat suatu klub yang banyak diisi pemain internasional.

Ternyata pilihan dari para pendiri benar-benar tepat. Inter tumbuh menjadi klub raksasa di Italia. Pada tahun kedua setelah pembentukannya, Inter langsung sukses menyabet gelar juara Liga Serie A.

Selang 20 tahun setelah berdiri atau tepatnya 1928, nama Inter sempat diubah oleh Pemerintah Fasis Mussolini menjadi Ambrosiana SS Milano. Selang tiga tahun kemudian, nama Inter kembali diubah lagi oleh presiden barunya Ferdinando Pozzani menjadi AS Ambrosiana-Inter.

Meski berubah nama, I Nerazzurri tetap menjadi raja Italia. Inter sukses meraih trofi Coppa Italia pertamanya pada 1939 dan menjuarai Liga Serie A untuk kelima kalinya pada 1940. Nama Inter baru dipakai kembali pada 1942 dan bertahan hingga kini.

Hingga kini, Inter tetap sukses menjadi salah satu klub hebat di Italia. Berbagai gelar telah diraih Inter diantaranya 18 gelar scudeto Liga Serie A, tujuh trofi Coppa Italia, juara FIFA Club World Cup 2010, tiga kali juara Liga Champions, dan masih banyak lagi.

Reporter : Umi Lailatul
Redaktur : Fernan Rahadi
4.024 reads
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda