Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Chiellini: Tak Ada Dendam dengan Cavani

Minggu, 03 Maret 2013, 00:10 WIB
Komentar : 0
Reuters/Stefano Rellandini
Pemain Juventus, Giorgio Chiellini (kiri), melakukan selebrasi saat menghadapi Napoli di laga Seri A Italia di San Paolo, Napoli, Jumat (1/3).

REPUBLIKA.CO.ID, NAPOLI -- Giorgio Chiellini mengaku tak menyimpan rasa sakit hati terhadap striker Napoli, Edinson Cavani. Bek Juventus itu mengatakan, mereka berdua saling jegal dan sikut selama pertandingan. Namun, ketika 90 menit berakhir, kata Chiellini, semuanya kembali normal.

Sebuah insiden menjelang turun minum yang melibatkan Chiellini dan Cavani mengundang perhatian. Chiellini tertangkap menarik rambut panjang Cavani. Tak terima, striker tim nasional Uruguay itu membalas dengan melayangkan siku ke sisi wajah Chiellini. Cavani beruntung karena wasit hanya memberikan kartu kuning.

“Apa yang terjadi bisa dilihat pada cuplikan pertandingan,” kata Chiellini kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Football Italia, Sabtu (2/3).

Keduanya membuktikan tak menyimpan dendam setelah saling sikut sepanjang laga dengan bertukar seragam seusai pertandingan. Chiellini mengatakan, ia hanya ingin memberikan sinyal bahwa Juventus ingin mempertahankan Scudetto dan benar-benar layak berada pada puncak klasemen saat ini.

Chiellini sebelumnya diragukan tampil karena cedera engkel. Namun, ia bisa turun selama 90 menit dan bahkan mencetak gol. Bek tim nasional Italia ini mengatakan kakinya masih terasa sakit. Namun, berkat bantuan tim medis Juventus, ia dapat mengatasinya dan mengantarkan Juventus melewati satu laga penting.

Reporter : Israr Itah
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
2.960 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...