Kamis, 8 Zulhijjah 1435 / 02 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Milan Ingin Pulangkan Alessandro Matri dari Juve

Jumat, 20 Juli 2012, 20:59 WIB
Komentar : 1
AP/Daniele Badolato, LaPresse
Alessandro Matri, pemain Juventus, melampiaskan emosinya usai menjebol jala Udinese di laga Seri A Italia di Turin pada Sabtu (28/1).
Alessandro Matri, pemain Juventus, melampiaskan emosinya usai menjebol jala Udinese di laga Seri A Italia di Turin pada Sabtu (28/1).

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Kehilangan mesin golnya, Zlatan Ibrahimovic, membuat AC Milan memburu striker yang memiliki ketajaman sepadan. Satu di antara deretan penyerang yang masuk radar I Rossoneri adalah Alessandro Matri.

Ya, juru gedor Juventus itu disebut-sebut sebagai sosok penyerang yang tepat menggantikan posisi Ibra di lini serang Milan. Bahkan, Milan dikabarkan sedang menyiapkan proposal penawaran kepada 'si Nyonya Tua'.

Football Italia melaporkan, kecilnya gaji yang didapat Matri dari Juventus kemungkinan menjadi alasan Milan memboyong Matri ke San Siro. Di Juventus, Matri mendapat gaji dua juta euro per musim.

Matri sebenarnya bukan 'orang baru' bagi Milan. Pasalnya, penyerang 27 tahun itu adalah didikan akademi sepak bola Il Diavollo Rosso.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Football Italia
Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar((HR. Ahmad dan Abu Dawud))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Salim Said: Komunis, Paham Ideologi yang Sudah Bangkrut
 JAKARTA -- Paham komunis sempat tumbuh dan berkembang di Indonesia. Akan tetapi Prof. Dr Salim Said menilai ideologi tersebut sudah bangkrut saat ini. Meski...