Sunday, 2 Jumadil Akhir 1439 / 18 February 2018

Sunday, 2 Jumadil Akhir 1439 / 18 February 2018

Rekor City Terhenti, Guardiola: Saya tak Suka Kekalahan

Senin 15 January 2018 16:41 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Pep Guardiola

Pep Guardiola

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Laju Manchester City di pentas Liga Primer Inggris terhenti pada pekan ke-23 ketika bertandang ke markas Liverpool di Stadion Anfield, Ahad (14/1) malam. The Citizens terpaksa menyerah dengan skor 3-4 dari pasukan asuhan Juergen Klopp.

Mimpi para penggemar City untuk mengungguli prestasi Arsenal (the Invicibles) harus sirna di angka 23 saat melakoni laga tandang ke Merseyside. Sergio Aguero dan kolega mendapat perlawanan sengit dari tuan rumah dan harus pulang dengan kepala tertunduk.

Turun dengan kekuatan penuh, Manchester City justru tertinggal lebih dulu oleh pemain tengah Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain pada menit kesembilan, sebelum akhirnya Leroy Sane menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1.

Memasuki interval kedua Liverpool turun dengan kepercayaan diri tinggi dan berhasil memainkan strategi gegenpressing yang menjadi ciri khas Juergen Klopp. Berkat skema itu, the Reds pun sukes menjaringkan tiga gol melalui Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah.

Situasi tersebut membuat pemain City sempat kehilangan kontrol bermain, John Stones dan Otamendi kerap kewalahan menerima tekanan dari barisan depan Liverpool. Namun, memasuki menit-menit akhir pertandingan the Eastland kembali menemukan irama permainannya. City sukes memperkecil kedudukan melalui pemain pengganti Bernardo Silva pada menit ke-84 dan Iklay Guendogan.

Selepas laga pelatih City, Josep Guardiola mengatakan, partai ini merupakan pertunjukan yang sangat bagus. Liverpool memulainya dengan sangat bagus dan mampu merusak konsentrasi pertahanan Si Biru.

"Mereka memulainya dengan sangat baik. Kami sering kehilangan bola karena pemain mereka begitu agresif ketika bermain tanpa bola dan kami kesulitan mengontrol permainan," ujar Guardiola dikutip Independent, Senin (15/1).

Entrenador asal Spanyol menilai kekalahan ini bisa menjadikan pembelajaran bagi timnya untuk terus mengingatnya. "Kami kalah tapi kami harus terus berjuang, mencoba, dan kami menciptakan dua gol, jadi ini kekalahan pertama kami," sambung eks pelatih Bayern Muenchen dan Barcelona.

Kekalahan tersebut tak membuat posisi City terancam. The Citizens masih bertengger di puncak klasemen dengan perolehan 62 poin unggul 15 poin dari Manchester United di tempat kedua. Sedangkan, Liverpool sukses merangsek ke kursi ketiga dengan mengantongi nilai 47 poin.

Meski begitu, Guardiola merasa City harus tetap berusaha menunjukan kualitas dan memastikan pertandingan berikutnya dengan kemenangan. Berikutnya City bakal melakoni laga kandang melawan Newcastle United pada 21 Januari 2017. Nantinya, Guardiola berharap pasukannya bisa kembali ke jalur kemenangan.

"Saya lebih suka menang, kekalahan tidak pernah memuaskan. Yang terpenting kami tidak kalah laga dalam pertandingan selanjutnya, laga berikutnya melawan Newcastle sangatlah penting."

 

photo

City di Anfield

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Persija Juara Piala Presiden 2018

Ahad , 18 February 2018, 02:51 WIB