Ahad , 13 August 2017, 16:13 WIB

Stiker Coutinho Dicabut dari Toko Resmi Liverpool

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah
EPA/Peter Powell
Phillipe Coutinho
Phillipe Coutinho

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Penggemar Liverpool tampaknya harus siap patah hati kehilangan Philippe Coutinho. Salah satu toko resmi Liverpool mengonfirmasi transfer Coutinho ke Barcelona dengan melepaskan stiker besar gambar sang bintang Brasil dari salah satu jendela kacanya.

Tidak jelas tepatnya di mana toko itu, tapi dilihat dari fakta bahwa Coutinho mengenakan seragam ketiga musim 2017/18, dapat dipastikan perubahan itu terjadi baru-baru ini.

Seorang penggemar Liverpool mengunggah klip pendek itu ke media sosial dan telah memicu kepanikan lebih lanjut dari penggemar Reds, seperti dikutip Metro, Ahad (13/8).

Ketika pemain dalam proses transfer ke klub lain, adalah praktik umum bagi toko klub untuk menyingkirkan sang pemain dari pajangan toko mereka.

Sebelumnya, bagian tubuh Neymar dipotong dari poster Barcelona di Stadion Camp Nou, sebelum dia menyelesaikan kepindahannya ke Paris Saint-Germain.

Coutinho telah meminta manajemen Liverpool untuk memasukkannya dalam daftar transfer. Ia mencoba untuk memaksa keluar dari klub, meskipun The Reds bersikeras dia tidak akan dijual dengan harga berapa pun.

Barcelona telah melihat dua tawaran yang ditolak oleh Liverpool, namun tim Spanyol tersebut diperkirakan akan melakukan penawaran ketiga saat ini karena Coutinho telah gelisah untuk pindah.

Anggota keluarga yang dekat dengan Coutinho telah mengklaim bahwa bintang Liverpool itu sangat ingin pergi. Ia mengatakn Coutinho frustrasi dengan hubungannya dengan pelatih Juergen Klopp.

Pemain berusia 25 tahun itu menandatangani kontrak lima tahun dengan Liverpool baru-baru ini, namun kini terlihat bertekad untuk memaksa transfernya ke Barcelona.

Penggemar Liverpool telah menganggapnya sebagai sisi yang tidak menyenangkan dan akan menjadi panas pada awal musim yang mengecewakan mereka.

Watford memaksakan hasil imbang 3-3 pada Sabtu (12/8) saat The Reds membuka akun Liga Primer mereka dengan tampilan defensif lain yang dipertanyakan.