Sabtu , 12 Agustus 2017, 08:52 WIB

Gabriel Jesus Harap Persaingan dengan Augero Untungkan City

Red: Ratna Puspita
AP Photo/Dave Thompson
Gabriel Jesus
Gabriel Jesus

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Gabriel Jesus berharap kompetisi antara dia dan Sergio Aguero bisa menginspirasi Manchester City untuk kesuksesan musim ini. City akan memulai kampanye musim ini dengan bertandang ke markas Brighton di Stadion Falmer, Sabtu (12/8) malam. 

Gabriel menunjukkan penampilan yang luar biasa setelah tiba dari Palmeiras pada Januari lalu. Dia melesakkan tiga gol pada dua laga perdanannya di Liga Primer sehingga membuat Aguero duduk di bangku cadangan. 

Namun, cedera kaki menghentikan momentum pemain bernomor punggung 9 di tim nasional Brazil ini. Aguero pun kembali ke dalam skuat utama the Citizens. 

Setelah Gabriel kembali dari cedera, keduanya bermain bersama dalam skuat Pep Guardiola. Pemain depan berusia 20 tahun itu pun berharap ada persaingan yang sehat dengan Aguero.

Dia mengharapkan kompetisi dengan penyerang asal Argentina itu akan memberikan yang terbaik bagi the Citizens musim ini. “Sergio Aguero adalah pemain berkualitas tinggi. Saya penggemar beratnya, permainan dan kerendahan hatinya,” kata Gabriel mengatakan kepada The Daily Mail, dilansir dari ESPN FC, Sabtu (12/8). 

Gabriel pun berharap dia bisa tetap bermain bersama Aguero di lini depan City. Namun, dia mengatakan, hal itu sepenuhnya menjadi keputusan Guardiola selaku pelatih City. 

“Jika dia ingin kami bermain bersama maka kami bisa melakukannya, seperti yang telah kami tunjukkan. Tapi, jika dia ingin saya bermain di depan sendiri maka itu keputusannya,” ujar dia. 

Dia kembali menekankan apapun persaingan antara dia dan Aguero akan menguntungkan tim. “Persaingan itu menginspirasi kami berdua untuk mencetak banyak gol bagi City dan membawa klub memenangkan banyak pertandingan dan piala,” kata dia. 

Gabriel mencetak tujuh gol dan memberikan empat assist dalam 10 pertandingan terakhir liga. Namun, dia mengatakan, kebiasaannya terjebak offside telah menarik perhatian ibunya, Vera Lucia. 

"Dia tahu banyak tentang permainan seperti peraturan offside. Ketika saya tertangkap offside, dia selalu mengirimi saya pesan,” kata dia.