Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kebersamaan MU dan Liverpool

Minggu, 06 Januari 2013, 14:03 WIB
Komentar : 0
ANTARA
Para pemain Liverpool FC (kiri ke kanan) Joe Cole, Daniel Agger, Jamie Carragher dan Martin Skrtel di Boston, Massachusetts berpose bersama Chevrolet Cruze (General Motors)

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER--Persaingan sengit antara Manchester United (MU) dan Liverpool sudah lama terjadi. Persaingan itu, semakin merembet kala Setan Merah lebih bersinar di kancah Liga Inggris saat ini dibandingkan Si Merah.

Lantas, bagaimana jadinya jika pemain kedua klub itu diminta tampil bersama? Hal itu, akhirnya benar-benar terjadi saat kedua tim diminta tampil bersama sebagai model iklan. Kedua tim yang identik dengan seragam merah itu kebetulan memiliki sponsor yang sama yakni perusahaan mobil Chevrolet.

Sang sponsor meminta empat pemain kedua klub untuk tampil dalam video iklan Chevrolet. Para pemain itu diantaranya dari MU diwakili oleh Ryan Giggs, Rio Ferdinand, Robin van Persie dan Paul Scholes sedangkan dari Liverpool ada Jordan Henderson, Joe Allen, Glen Johnson, dan Jonjo Shelvey.

Dalam iklan tersebut, tiap-tiap pemain diminta mengucapkan beberapa kata. ''Saya bermain di klub terbaik dunia. Klub yang punya sejarah lebih dari 100 tahun. Lapangan kami inilah yang menjadi saksi dari permainan kami. Di sinilah terlahir pahlawan baru dan mimpi akhirnya menjadi kenyataan,'' tulis iklan itu.

Selanjutnya, video iklan berdurasi 46 detik tersebut ditutup dengan logo Chevrolet. Video tersebut sempat menimbulkan kontroversi di kalangan suporter MU dan Liverpool. Mereka menumpahkan kekesalan tersebut di twitter.

"Apa yang dipikirkan oleh Chevrolet," kicau salah satu penggemar Liverpool. Para suporter menilai para pemain tak layak tampil bersama di iklan itu mengingat betapa sengitnya persaingan kedua tim.

Reporter : Umi Lailatul
Redaktur : Abdullah Sammy
3.117 reads
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda