Jumat, 10 Agustus 2012, 15:30 WIB

Liverpool Siap Lego Nama Anfield

Red: Yudha Manggala P Putra
Republika/Yeyen Rostiyani
Anfield Stadium in Liverpool, England (illustration)
Anfield Stadium in Liverpool, England (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Pemilik Liverpool John W Henry mengatakan ia kini bersiap menjual Anfield, nama dari stadion yang sudah mereka tempati sejak 1892, demi mendapatkan dana. 

Pemodal asal Amerika Serikat itu mengatakan Fenway Sports Group kini sedang mencari pasar luar negeri untuk mendongkrak pendapatan Liverpool, sebagaimana dikutp dari laman soccernet.

"Klub ini seharusnya mampu secara signifikan meningkatan pendapatan. Sayangnya hal itu tidak dapat diwujudkan dengan mudah," kata Henry. "Saya sendiri melihatnya bukan semata-mata peristiwa di tingkat lokal. Segala sesuatunya harus diarahkan kepada agenda global."

Ia juga mengatakan Liverpool banyak menuai kritik sebagai klub yang cenderung boros bahkan kurang efisien. Sebagai pembanding, Chelsea telah membelanjakan lebih dari 60 juta poundsterling untuk mendatangkan sejumlah pemain anyar musim panas ini.

Sementara Liverpool telah menghabiskan hampir 130 juta poundsterling. Liverpool keluar sebagai juara Piala Carling dan menjadi finalis Piala Fa musim lalu meski pelatih Kenny Dalglish dipecat karena hanya mampu menghantar Liverpool di peringkat kedelapan di Liga Inggris (Premier League).

Sumber : Antara
pada 14 Pebruari 2016, 10:45
pada 14 Pebruari 2016, 10:25
pada 14 Pebruari 2016, 10:22
pada 14 Pebruari 2016, 10:20