Kamis, 4 Syawwal 1435 / 31 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Liverpool Siap Lego Nama Anfield

Jumat, 10 Agustus 2012, 15:30 WIB
Komentar : -1
Republika/Yeyen Rostiyani
Anfield Stadium in Liverpool, England (illustration)
Anfield Stadium in Liverpool, England (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Pemilik Liverpool John W Henry mengatakan ia kini bersiap menjual Anfield, nama dari stadion yang sudah mereka tempati sejak 1892, demi mendapatkan dana. 

Pemodal asal Amerika Serikat itu mengatakan Fenway Sports Group kini sedang mencari pasar luar negeri untuk mendongkrak pendapatan Liverpool, sebagaimana dikutp dari laman soccernet.

"Klub ini seharusnya mampu secara signifikan meningkatan pendapatan. Sayangnya hal itu tidak dapat diwujudkan dengan mudah," kata Henry. "Saya sendiri melihatnya bukan semata-mata peristiwa di tingkat lokal. Segala sesuatunya harus diarahkan kepada agenda global."

Ia juga mengatakan Liverpool banyak menuai kritik sebagai klub yang cenderung boros bahkan kurang efisien. Sebagai pembanding, Chelsea telah membelanjakan lebih dari 60 juta poundsterling untuk mendatangkan sejumlah pemain anyar musim panas ini.

Sementara Liverpool telah menghabiskan hampir 130 juta poundsterling. Liverpool keluar sebagai juara Piala Carling dan menjadi finalis Piala Fa musim lalu meski pelatih Kenny Dalglish dipecat karena hanya mampu menghantar Liverpool di peringkat kedelapan di Liga Inggris (Premier League).

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar