Sunday, 5 Zulqaidah 1435 / 31 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wenger: Uang Bukan Segalanya

Friday, 20 July 2012, 13:59 WIB
Komentar : 0
Matt Dunham/AP
Arsene Wenger
Arsene Wenger

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Arsene Wenger melambungkan optimisme bahwa Arsenal bakal memenangi gelar Liga Inggris (Premier League) tanpa perlu menggelontorkan banyak uang untuk belanja pemain di musim depan.

Uang bukan segalanya, kata Wenger sebagaimana dikutip dari laman Daily Mail. The Gunners tidak pernah memenangi trofi sejak menjuarai piala FA tujuh tahun lalu, dan tidak merebut satu gelar pun sejak 2004.

Sebagai klub raksasa, Chelsea dan Manchester City telah membelanjakan cukup banyak uang untuk memperoleh gelar di liga domestik. Arsenal tidak jarang menuai kritik dari para pendukungnya sendiri sebagai klub yang minim merogoh uang dari koceknya.

"Utamanya, saya harus mengatakan belanja dari klub-klub kaya itu tidak menjamin bahwa mereka bakal unggul di lapangan," kata Wenger.

"Ketika saya kali pertama tiba di Inggris, pertanyaan seperti itu tidak ada. Setiap klub memanfaatkan sumberdayanya sendiri. Kini Chelsea dan Manchester City mendulang masalah baru. Dengan didukung kondisi keuangan yang baru, maka kebijakan kami dituntut berubah," katanya.

"Uang diharapkan dapat membuat anda bijak dan pandai menghadapi segala masalah," katanya menegaskan.

"Kami memang telah mengeluarkan banyak uang karena kami berambisi memperoleh sejumlah pemain hebat. Jika saja anda menengok sejarah kami 15 tahun lalu, kami toh punya sejumlah pemain hebat," kata Wenger.

"Ini artinya anda tidak dapat memenangi gelar jika hanya mengandalkan dukungan dana," kata pelatih Prancis itu.

Ia berkata hal itu sebelum Robin van Persie mengumumkan akan meninggalkan The Gunners. "Saya telah lama malang melintang di sepak bola. Membelanjakan sejumlah uang terpulang kepada apa yang mau dijadikan target."

"Fans kami bangga dengan apa yang ada di klub ini, terkait dengan kualitas pemain," kata Wenger.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Rasulullah SAW melaknat tukang pemberi suap, menerima suap, dan menjadi perantara diantaranya(HR Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar