Senin, 26 Zulhijjah 1435 / 20 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pemain Arsenal: Saya Muslim Wajib Hapus Tato

Sabtu, 14 Juli 2012, 05:29 WIB
Komentar : 3
AP
Pemain Arsenal, Theo Walcott, Robin van Persie, dan Armand Traore berjalan lesu usai pertandingan yang memalukan mereka dengan skor 8-2.
Pemain Arsenal, Theo Walcott, Robin van Persie, dan Armand Traore berjalan lesu usai pertandingan yang memalukan mereka dengan skor 8-2.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Ketika masih menjadi gelandang Arsenal, Armand Traore memiliki penyesalan terbesar dalam hidupnya, yakni membuat tato di tubuhnya.

Karena itu pada 2009 lalu, ia memutuskan mengunjungi dokter untuk melakukan operasi penghapusan tato. Di bawah pembiusan dan pisau bedah dokter, mantan pemain AS Monaco ini menghilangkan tato permanen.

Ia harus menahan sakit karena dokter ternyata pada akhirnya harus menggunakan sinar laser untuk menghapus tato besar di punggungnya. Pemain kelahiran Paris, Prancis, 8 Oktober 1989 ini menegaskan, menghapus tato bisa membuatnya tenang dan merupakan keputusan tepat.

Apalagi, kata dia, dalam ajaran Islam, seorang Muslim dilarang mentato setiap bagian tubuhnya. "Saya adalah seorang Muslim. Saya pikir (mentato tubuh) itu adalah salah satu kesalahan terbesar dalam hidup saya, tapi saya akan mencoba memperbaikinya,” kata Traore kepada the Guardian.

Ia menjelaskan, motif operasi penghilangan tato murni karena ia sadar terhadap agama. Seiring bertambahnya umur, kata dia, sebagai seorang Muslim ia tersadarkan bahwa ada nilai-nilai agama yang tidak boleh dilanggar umat Islam. Atas dasar itu pihaknya lebih mementingkan menyingkirkan ego untuk tampil lebih trendi dengan memiliki tato, dengan menjadikanya masa lalu.

Dilahirkan dari orang tua penganut Islam taat keturunan Senegal, Traore percaya seorang Muslim harus menjaga tubuh apa adanya. Karena itu, ketika memilih melakukan operasi Traore sadar tubuhnya bakal membutuhkan waktu pemulihan cukup lama.

“Perlu sedikit waktu pemulihan jadi saya akan melakukannya pada akhir musim sepak bola.”

Bergabung bersama Arsenal sejak musim 2005/2006, Traore pada awalnya kurang mendapat kepercayaan pelatih Arsene Wenger.

Itu lantaran dia masih sangat muda dan kurang pengalaman sehingga harus kalah bersaing dengan bek senior the Gunners. Alhasil pada musim 2008/2009, ia harus dipinjamkan ke Porstmouth agar mendapat kesempatan tampil di tim reguler.

Pada musim lalu, Wenger menjual pemain produk akademi Arsenal ini ke Queens Park Rangers dan mulai mendapat tempat utama di klub milik Tony Fernandez itu

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : The Guardian
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Adik Presiden Obama Kirim Video Ucapan Selamat untuk Jokowi
 Presiden Obama mengirim delegasi khusus guna menghadiri upacara pengambilan sumpah pelantikan Presiden Indonesia Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Sementara diaspora Indonesia di Amerika...