Monday, 1 Syawwal 1435 / 28 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Edin Dezko tak Segan Berdoa di Lapangan

Saturday, 23 June 2012, 13:06 WIB
Komentar : 1
Screenshot/YouTube
Edin Dzeko, berdoa sesaat di lapangan menjelang pertandingan
Edin Dzeko, berdoa sesaat di lapangan menjelang pertandingan

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Nama Edin Dzeko sempat berkibar setelah mengantarkan Manchester City meraih gelar Liga Primer Inggris musim 2011/2012. Gol tandukan striker timnas Bosnia itu pada laga terakhir sangat menentukan yang mengantarkan klub berjuluk Tetangga Berisik tersebut mengalahkan Manchester United (MU) dalam perburuan juara liga.

Dzeko adalah sekian dari pemain sepak bola Muslim yang sanggup berprestasi di kancah Eropa. Pemain yang sebelumnya memperkuat VfL Wolfsburg itu mendapat julukan sebagai Bosanski Dijamant alias the Bosnian Diamond (Berlian dari Bosnia)

Ketenaran dan prestasi yang diraih Dzeko tidak membuatnya lupa diri. Dalam kepungan budaya Barat, top skorer Bundesliga Jerman 2010 tersebut tidak pernah melupakan jati dirinya sebagai Muslim.

Karena itu didikan orangtuanya yang mengajarkan Dzeko untuk menjalankan ajaran Islam tidak pernah dilupakannya. Segala nafas hidupnya bersendikan Islam, yang dibawanya hingga ke lapangan.

Dalam potongan gambar video di atas, Dzeko tampak berdoa sebelum laga dimulai ketika mengenakan jersey timnas Bosnia. Ia membaca doa pendek sembari menunggu wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. Dzeko tidak lupa bahwa dengan berdoa, ia berharap dapat lebih maksimal bermain di lapangan, baik saat membela klub maupun timnas.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : YouTube
Celaka bagi orang yang bercerita kepada satu kaum tentang kisah bohong dengan maksud agar mereka tertawa. Celakalah dia...celaka dia. ((HR. Abu Dawud dan Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar