Rivalitas Klasik Dua Merah di Piala FA

Jumat, 27 Januari 2012, 21:22 WIB
AP/Tim Hales
Rivalitas Klasik Dua Merah di Piala FA
Kapten Liverpool, Steven Gerrard (kiri), merayakan selebrasi bersama rekan setimnya usai menyingkirkan Manchester City dengan agregat 3-2 di babak semifinal Piala Carling di Anfield, Liverpool, Rabu (25/1).

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL-- Stadion Anfield baru saja menjadi saksi bagaimana Liverpool mampu menyingkirkan Manchester City di babak semifinal Piala Carling. Kini berselang dua hari, the Reds kembali kedatangan tamu dari kota Manchester. Mereka kali ini akan menjamu Manchester United dalam laga babak keempat Piala FA pada Sabtu (28/1) besok.

Pada pertemuan pertama di ajang Liga Primer Inggris musim ini, skuat the Red Devils berhasil meredam kekuatan the Reds 1-1 di depan pendukungnya. MU sebelumnya juga memaksa pelatih Liverpool, Kenny Dalglish, menelan pil pahit saat menjalani debutnya menangani the Reds pada awal Januari tahun lalu. United menodai momen kembalinya King Kenny, julukan Dalglish, ke Liverpool dengan menyingkirkan skuatnya di babak ketiga Piala FA lewat skor tipis 1-0.

Namun demikian, Liverpool kini sudah berada dalam situasi berbeda. Liverpool tengah berada dalam motivasi tinggi setelah baru saja memastikan tempat di babak final Piala Carling.

Keberhasilan menyingkirkan City menjadi suntikan moral the Reds jelang menjamu rival klasik Manchester United. Bahkan penyerang Liverpool, Dirk Kuyt, menegaskan ingin mengulang keberhasilan tim dua hari lalu saat mengubur harapan City.

"Ini akan menjadi pertandingan besar melawan United dan akan sangat menyenangkan bisa menyingkirkan mereka juga," ujar Kuyt seperti dilansir laman resmi Liverpool.

Duel rivalitas dua merah ini pun bakal semakin sengit karena MU pastinya juga tidak ingin tersingkir. Bomber MU, Wayne Rooney, menyadari laga di Anfield tidak pernah berjalan mudah. ''Tapi, laga seperti ini yang membuat anda ingin bermain," ujarnya dalam laman resmi klub.


Redaktur: Didi Purwadi
Reporter: Irfan Fitrat
Urwah berkata, "Usamah ditanya dan pada waktu itu aku duduk di dekatnya, 'Bagaimana yang dilakukan Rasulullah pada haji wada' ketika beliau berangkat dari Arafah?' Ia menjawab, 'Beliau berjalan sedang (antara cepat dan lambat). Apabila beliau mendapatkan lembah, maka beliau bersegera."(HR Bukhari)
nyongky mendez, Jumat, 27 Januari 2012, 23:10

ayo liverpool kalah_kan MU.
buat setan merahnya menjadi gelap.
LIVERPOOL FOREVER.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...