Senin, 10 Jumadil Akhir 1439 / 26 Februari 2018

Senin, 10 Jumadil Akhir 1439 / 26 Februari 2018

Bima Ungkap Alasan Sedikitnya Menit Bermain Egy

Jumat 19 Januari 2018 18:36 WIB

Red: Ratna Puspita

Penyerang timnas Indonesia Egy Maulana Vikri.

Penyerang timnas Indonesia Egy Maulana Vikri.

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Luis Milla ingin Egy Maulana Vikri berproses perlahan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Asisten pelatih tim nasional senior dan U-23 Indonesia Bima Sakti mengungkapkan alasan penggawa timnas U-19 Egy Maulana Vikri hanya punya sedikit waktu bermain di timnas U-23 dan senior asuhan pelatih Luis Milla. "Pelatih Luis Milla ingin Egy berproses pelan-pelan, jadi tidak langsung dimainkan penuh," ujar Bima Sakti ketika ditemui di Lapangan A, Senayan, Jakarta, Jumat (19/1).

Meski demikian, dia melanjutkan, Egy sudah menunjukkan perkembangan yang sangat baik selama mengikuti pemusatan latihan baik bersama timnas U-23 maupun timnas senior. Hanya saja pemain yang baru berusia 17 tahun tersebut dianggap perlu mengasah kemampuan bertahannya.

"Penting bagi dia untuk menyeimbangkan kemampuan menyerang dan bertahan. Ke depan, dalam laga-laga timnas selanjutnya, sangat mungkin dia masuk 'starting eleven'," tutur Bima Sakti.

Egy Maulana Vikri sendiri sudah 19 kali memperkuat tim nasional baik U-19 saat masih dilatih Indra Sjafri, U-23 dan senior sepanjang tahun 2017 sampai awal 2018. Namun, di timnas asuhan Luis Milla yakni U-23 dan senior, Egy tidak pernah terpilih masuk ke 11 pemain utama tim (starting eleven) dan rata-rata durasi bermainnya tak lebih dari 20 menit dalam satu laga.

Padahal di sepanjang 2017, berdasarkan catatan PSSI, Egy merupakan pemain tim nasional Indonesia tersubur dengan 13 gol yang semuanya dicetak di timnas U-19, sekaligus pembuat assist terbanyak dengan lima assist.

 

photo

Infografis Pemain Terbaik dari Timnas di 2017

 

 

 

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Banjir Citarum, Warga Gunakan Perahu

Ahad , 25 Februari 2018, 20:13 WIB