Rabu , 13 September 2017, 19:21 WIB

PSSI Harapkan Timnas U-16 Lolos Kualifikasi Piala Asia

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Andri Saubani
Republika/Prayogi
Ketum PSSI Edy Rahmayadi bersama pelatih Fakhri Husaini, pemain U-16 dan official berfoto pada acara pelepasan timnas Indonesia U-16 di Stadion Atang Sutresna, Kompleks Kopassus, Jakarta, Rabu (13/9).
Ketum PSSI Edy Rahmayadi bersama pelatih Fakhri Husaini, pemain U-16 dan official berfoto pada acara pelepasan timnas Indonesia U-16 di Stadion Atang Sutresna, Kompleks Kopassus, Jakarta, Rabu (13/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSSI menghendaki timnas Garuda Indonesia U-16 membayar kegagalan pada ajang Piala AFF U-16 2017. Yaitu, dengan berhasil lolos kualifikasi Piala Asia (AFC) 2018. Ketua Umum PSSI, Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi mengaku optimistis tim bentukan Fakhri Husaini, mampu memenuhi harapannya itu.

"Saya sangat berharap, dengan kemampuan mereka (pemain), Indonesia U-16 bisa kembali bangkit. Mari kita doakan," kata Edy saat pelepasan timnas Garuda U-16 menuju kualifikasi Piala AFC 2018, di Cijantung, Jakarta, Rabu (13/9).

Garuda Asia akan menuju kualifikasi Piala AFC U-16 2018 di Bangkok, Thailand. Mereka akan berangkat dari Jakarta pada Kamis (14/9). Pada kualifikasi nanti, Indonesia U-16 tergabung dalam Grup G, bersaing dengan Thailand dan Laos, serta Timor Leste, dan Kepulauan Mariana Utara.

Pertandingan Grup G, akan dimulai pada 16 September. Indonesia pertama kali akan melawan Mariana Utara di Stadion Rajamangala, Bangkok. Pertandingan terakhir Grup G, terjadwal pada 24 September.

Kualifikasi Piala AFC 2018, menjadi gelaran internasional yang ketiga dilakoni Indonesia U-16. Pada Juni lalu, skuat Garuda Asia mampu menjadi juara umum pada gelaran turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 di Da Nang, Vietnam. Namun, pada Juli, saat Piala AFF U-15 di Chonburi, Thailand, skuat Garuda U-16, gagal lolos fase grup.

Saat itu, Garuda Asia cuma mampu menempati peringkat kelima Grup A, dengan nilai empat angka. Dari lima kali pertandingan saat penyisihan, Indonesia cuma menang sekali. Tetapi, kalah tiga kali, dan juga imbang sekali. Hasil tersebut, menjadi prestasi buruk pertama tim kepelatihan Fakhri tahun ini.

Edy pun mengakui kegagalan itu. Tim ini sudah disiapkan sejak Februari. Kalaupun pernah ada kekurangan, saya mohon maaf, sambung Edy. Menurut dia, kualifikasi Piala AFC tahun ini, mejadi kesempatan pembuktian bahwa timnas Indonesia U-16, mampu lolos dan sanggup memahat prestasi di Asia. "Saya yakin itu, bahwa kita adalah bangsa pemenang," ujar dia.

Menuju kualifikasi Piala AFC, Fakhri membawa sebanyak 23 pemain. Para pemain tersebut, hasil dari rekrutmen terbaiknya selama setengah tahun belakangan. Para penggawa ini, mayoritas memang skuat yang turun di gelanggang Piala AFF kemarin. Namun, ada sejumlah pemain yang absen, dan baru mulai kembali disertakan.

Satu di antaranya, yakni pemain gelandang Hamsah Lestaluhu. Pemain jebolan ASAD 313 Purwakarta itu, pada Piala AFF lalu, terpaksa absen lantaran cedera. Dia menjadi salah satu penyumbang gol terbanyak selain Rendy Juliansyah, saat Indonesia juara di Vietnam.

Pemain yang saya bawa ini, punya kesempatan yang sama untuk menjadi pemain inti, kata Fakhri. Namun di kualifikasi Piala Asia kali ini, Fakhri tak memberikan target apapun bagi pemainnya. Paling penting kata dia, yaitu memastikan para penggawanya, tampil maksimal di semua pertandingan.

Berikut adalah 23 pemain Indonesia U-16, yang dibawa untuk kualifikasi Piala Asia U-15 di Bangkok:

Kiper: Ahludz Dzikri Fikri (ASAD 313, Purwakarta), Ernando Ari Sutaryadi (SSB Bina Bakat, Kalteng Putra), Muhammad Risky Sudirman (SSB Villa 2000)

Belakang: Mochammad Yudha Febrian (SSB Cibinong Putra), Liba Valentino Imwahyusyah (ASIFA, Malang), Muhammad Reza Fauzan (SSB Patriot Panton Labu, Aceh), Ahmad Rusadi (SSB Prima Utama Palaran, Samarinda), Fadilah Nur Rahman (Nagari Ketaping, Padang Pariaman), Miftakhul Septa Anjar Pradika (Apacinti Akademi, Semarang), M. Salman (SSB JFA)

Tengah: Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi (PPSM Junior, Magelang), Brylian Negiehta Dwiki Aldama (Gelora Putra, Sidoarjo), David Maulana (PTP W 1, Sumatera Utara), Hamsa Lestaluhu (ASAD 313 Purwakarta), Komang Teguh Trisnanda (Diklat Ragunan), Fatah Aji Pratama (PPLP, DKI Jakarta)

Depan: Miftahul Husyen Rahmatullah (SSB Bromo), Rendy Juliansyah (ASIOP Apacinti), Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri (PPSM Junior, Magelang), Andre Oktaviansyah (SSB Pelita Jaya Soccer School), Mochammad Supriadi (SSB Blue Eagle, Jakarta), Sutan Zico Armando (SSB Bina Taruna, Jakarta), Amanar Abdillah (Tim Pelajar).