Selasa , 12 September 2017, 14:03 WIB

Arti Selebrasi Gol N'Douassel ke Gawang Semen Padang

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andri Saubani
ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra
Pesepak bola Persib Bandung Ezechiel Ndouasel (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Semen Padang FC Agung Prasetyo (kanan) pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/9).
Pesepak bola Persib Bandung Ezechiel Ndouasel (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Semen Padang FC Agung Prasetyo (kanan) pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/9).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Striker Persib Bandung Ezechiel N'Douassel menjadi penyelamat Maung Bandung saat menjamu Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung akhir pekan lalu. Pemain asal Chad itu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-88. Ia memaksakan hasil akhir menjadi 2-2.

Ketika semua pendukung Persib bergembira menyambut gol ketiganya, N'Douassel melakukan selebrasi unik. Ia terlihat berlari ke arah kerumunan jurnalis foto yang berada di belakang gawang Semen Padang.

Secara spontan ia meminjam kamera salah satu fotografer dan memeragakan gaya memotret ke arah rekan-rekannya pemain Persib dan ke arah bobotoh di tribun. "Saya mau mengabadikan dan melihat Bobotoh yang semangat mendukung sampai menit akhir," kata Ezechiel, dikutip dari laman resmi Persib, Selasa (12/9).

Gol ke gawang Semen Padang adalah yang pertama diciptakan N'Douassel di hadapan puluhan ribu Bobotoh. Laga kandang perdananya saat melawan Persegres Gresik United tiga pekan sebelumnya berlalu tanpa kehadiran Bobotoh di tribun karena sedang menjalani sanksi sebanyak lima pertandingan. Pertandingan melawan Semen Padang adalah penanda Bobotoh telah kembali buat Maung Bandung.

Selain semangat memberikan dukungan kepada N'Douassel dkk selama 90 menit, Bobotoh juga membuat aksi simpatik dengan memeragakan koreografi untuk mendukung kaum Muslim Rohingya. Bobotoh menyulap tribun timur dan selatan menjadi koreografi bertuliskan Save Rohingya. Kabarnya, Viking Persib sampai mengeluarkan biaya mencapai Rp 9 juta untuk mewujudkan koreografi tersebut.