Selasa , 12 September 2017, 10:49 WIB

Rangkuman Pekan Ke-23 Liga 1: Bhayangkara FC di Puncak

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andri Saubani
ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Pesepak bola Bhayangkara FC Ilija Spasojevic (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persipura Jayapura Rony Esar Beroperay (kiri), pada pertandingan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/9).
Pesepak bola Bhayangkara FC Ilija Spasojevic (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persipura Jayapura Rony Esar Beroperay (kiri), pada pertandingan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/9).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Laga antara Pusamania Borneo FC menjamu Bali United pada Senin (11/9) di Stadion Segiri Samarinda menjadi partai penutup untuk pekan ke-23 Liga 1. Pertandingan pamungkas tersebut berakhir
antiklimaks dengan skor akhir tanpa gol.

Bagi tuan rumah, mungkin hasil tersebut tak terlalu mengecewakan karena terhindar dari kebobolan dari Serdadu Tridatu yang punya sejumlah pemain depan tajam dalam beberapa pekan sebelumnya. Borneo tetap di peringkat 11 dengan nilai 33.

Bagi Bali United, tambahan satu angka jauh dari memuaskan. Karena, tak cukup untuk membuat mereka kembali ke puncak klasemen yang sudah mereka kuasai selama dua pekan sebelumnya. Kini Stefano Lilipay dan kawan-kawan harus puas di peringkat dua dengan nilai 45. Kalah satu angka dari Bhayangkara FC.

Klub milik korps Kepolisian RI itu menggeser posisi Bali dari peringkat teratas setelah mengalahkan tim tangguh Persipura Jayapura di Stadion Patriot pada Sabtu (9/9). Anak-anak asuh pelatih Simon McMenemy menaklukan Mutiara Hitam dengan skor tipis 2-1.

Laga ini berlangsung dramatis. Bhayangkara unggul lebih dulu sejak menit 77 lewat striker lokal Ilham Udin Armaiyn. Menjelang akhir laga tepatnya di menit 88 sayap Persipura Ian Luis Kabes menyamakan kedudukan.

Skor imbang 1-1 bertahan sampai waktu normal berakhir. Tetapi, di saat sudah percaya diri dengan raihan satu angka, Armaiyn kembali mengejutkan tim tamu dengan golnya pada menit ke-93. Gol ini membuat suporter tuan rumah berpesta di Patriot.

Gol kemenangan ini selain melambungkan the Guardian ke puncak klasemen, mereka juga sukses untuk pertama kalinya menang atas Persipura. Tiga pertandingan sebelumnya, Bhayangkara FC selalu kalah dari Persipura.

Persipura yang juga punya ambisi ke puncak klasemen harus puas turun dari peringkat tiga ke peringkat empat. Ian Kabes dan kawan-kawan baru punya nilai 42. Kalah empat angka dari Bhayangkara.

Hasil pekan ke-23. (Sumber: Twitter/@Liga1Match)



Peringkat tiga diambil sementara oleh PSM Makassar yang kembali menyodok ke papan atas. Ayam Jantan dari Timur pada Ahad (10/9) pesta gol ke gawang tim yang tengah terpuruk PS TNI.

PSM meladeni klub tentara di rumahnya sendiri di Stadion Andi Mattalatta. Gol-gol kemenangan Juku Eja dicetak oleh Pavel Puryshkin menit 36 Hamka Hamzah pada menit 71 dan brace Ferdinand Sinaga pada menit ke-71 dan ke91. Satu-satunya balasan pasukan Ivan Kolev hanya lewat Febrianto pada menit 86. Hasil ini memperburuk situasi The Warrior.

Kekalahan di kandang PSM jadi yang ke lima dari enam laga terbaru PS TNI. Klub yang sempat merasakan nyamannya posisi papan atas kini hanya satu garis di atas zona degradasi. TNI berada di posisi 15 dengan angka 26.

Pada pekan ke-23 ini, momen penting juga didapatkan oleh Madura United. Mereka mengandaskan perlawanan tim tetangga asal Jawa Timur Arema FC. Bermain di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Ahad (10/9), Laskar Sape Kerrab mengalahkan Singo Edan 2-0. Slamet Nurcahyo jadi bintang kemenangan dengan memborong dua gol.

Ini adalah kemenangan pertama anak-anak asuh pelatih Gomes de Oliviera sejak lima pekan terakhir. Madura sempat mengalami paceklik tak pernah menang beruntun dari Bali United, Persija Jakarta, Perseru Serui dan Mitra
Kukar.

Tambahan tiga angka dari Arema membuat kepercayaan diri Peter Odemwingie dan kawan-kawan kembali meningkat untuk menatap tangga naik ke papan atas. MU kini ada di posisi lima dengan nilai 39. Arema masih tertahan di peringkat tujuh dengan koleksi nilai 34.

Laga seru juga terjadi di Bandung pada Sabtu (9/9). Jagoan asal Sumatra Barat, Semen Padang nyaris sedikit lagi mempermalukan tuan rumah Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat. Semen Padang sempat dua kali unggul lewat dua gol Vendry Mofu pada menit 44 dan 59. Balasan pertama Persib melalui sundulan Raphael Maitimo di menit 46.

Bobotoh sempat khawatir karena sampai menit ke-87, Semen Padang masih memimin 1-2. tuan rumah tentu tak ingin rekor tak pernah kalah di kandang sendiri tercoreng. Untungnya rekrutan anyar Maung Bandung Ezechiel N'Douassel kembali memperlihatkan kapasitasnya sebagai pemain termahal Liga 1.

Kapten Timnas Chad itu membuat wajah tegang suporter tuan rumah berubah menjadi sorak sorai pada menit 88 N'Douassel mencetak gol lewat sundulan jarak dekat setelah memanfaatkan umpan kepala dari Vladimir Vujovic. Skor 2-2 bertahan sampai laga berakhir. Bagi Persib hasil ini bermakna kerugian karena menghentikan tren positif selalu menang di Stadion Jalak Harupat musim ini.

Tim tamu walau kecewa karena gagal menang tetap bangga bisa menghadirkan perlawanan sengit terhadap Persib. Semen Padang pulang dengan raihan satu angka setelah sempat terpukul oleh kekalahan 3-0 di markas Persipura pekan sebelumnya. Kabau Sirah masih di posisi 13 dengan nilai 28.

Klasemen Liga 1 hingga pekan ke-23. (Sumber: Twitter/@Liga1Match)