Senin , 17 Juli 2017, 10:04 WIB

Herrie Siap Emban Kepercayaan Sebagai Pelatih Persib

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andri Saubani
Republika/Febrian Fachri
Asisten pelatih Persib Herrie Setyawan (tengah), Pemain Persib Tony Sucipto (kiri) dan Media Officer Persib Irfan Suryadireja saat konferensi pers jelang lawan PSM Makassar di Graha Persib, Selasa (4/7).
Asisten pelatih Persib Herrie Setyawan (tengah), Pemain Persib Tony Sucipto (kiri) dan Media Officer Persib Irfan Suryadireja saat konferensi pers jelang lawan PSM Makassar di Graha Persib, Selasa (4/7).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung sementara memercayakan kepada asisten pelatih Herrie Setyawan sebagai caretaker menggantikan Djadjang Nurdjaman. Djadjang baru saja mundur dari kursi pelatih Maung Bandung setelah meraih hasil kurang memuaskan dalam tiga laga terakhir.

Manajer Persib, Umuh Muchtar mengatakan manajemen Persib menunjuk Herrie sebagai pelatih pengganti minimal untuk dua laga sisa di putaran pertama Liga 1. "Kepercayaan kalau sudah diberikan kepada saya, saya akan emban, Insya Allah," kata Herrie, kepada Republika, Senin (17/7).

Pelatih yang akrab disapa Pak Jose itu mengatakan, akan berusaha membuat perubahan untuk dua laga sisa ini. Namun, Herrie mengaku tak dapat membuat perubahan yang terlalu signifikan. Karena ia paham kondisi Persib saat ini kurang bagus. Banyak pemain yang absen dan baru saja diterpa kelelahan karena padanya jadwal kompetisi.

Selain itu, hasil buruk dalam tiga laga terakhir kata Pak Jose juga memperburuk mental pemain. Ini lah, kata dia yang akan menjadi pekerjaan rumah utamanya sebagai caretaker, yaitu membangkitkan lagi mental semua pemain Persib pasca tiga laga tanpa menang dan karena kesedihan ditinggal coach Djadjang. "Semua komponen harus saya tingkatkan, di antaranya mental pemain. Saya akan coba push mental pemain ini dulu," ujar Herrie.

Mengenai program latihan dan strategi pertandingan, Herrie belum bisa berkomentar banyak. Kemungkinan kata bekas pemain Pelita Jaya dan Persib di era 80-an itu, ia masih akan menjalankan program yang dikonsepkan Djadjang.

Menjadi pelatih sementara bukan hal baru lagi buat Herrie. Pada pekan ke-12 lalu, ia juga menjadi pelatih sementara ketika Djadjang izin untuk ibadah Umrah. Saat itu Herrie berhasil memenangkan Persib 2-1 dari lawan berat PSM Makassar.

Kemenangan yang dipersembahkan Pak Jose menjadi yang terakhir dirasakan Persib sampai saat ini. Laga pertama Herrie sebagai caretaker kali ini adalah menjamu musuh bebuyutan Persija Jakarta pada Sabtu (22/7) akhir pekan ini di GBLA. Sepekan kemudian, Persib bertandang ke markas Perseru Serui.