Senin , 17 July 2017, 09:11 WIB

Umuh Berharap Persib tak Masuk Zona Degradasi

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andri Saubani
Yogi Ardhi/Republika
Manager Persib Bandung Umuh Muchtar
Manager Persib Bandung Umuh Muchtar

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar berharap timnya segera bangkit walau kini sudah tak lagi dilatih Djadjang Nurdjaman. Umuh tak ingin melihat Maung Bandung terjerembab ke zona degradasi. Persib kini bercokol di peringkat 12 dengan nilai 20, terpisah empat tingkat dari zona merah.

"Sekarang yang saya harapkan supaya Persib jangan sampai terdegradasi," kata Umuh di Hotel Papandayan, Bandung, Ahad (16/7). Untuk menggantikan posisi Djadjang sebagai pelatih kepala, Umuh sementara mempercayakan kepemimpinan tim kepada asisten pelatih Herrie Setyawan. Herrie akan dibantu asisten lainnya Asep Soemantri.

Lawan Pangeran Biru selanjutnya di pekan ke 16 adalah musuh bebuyutan Persija Jakarta pada Sabtu (22/7) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Umuh berharap pada laga big match tersebut, Persib dapat mengambil keuntungan sebagai momentum kebangkitan.

Selain melawan Persija, Umuh juga ingin menyikat laga berikutnya di kandang Perseru Serui pada pekan ke-17. Jika dua laga ini dapat dimenangkan, Persib dapat sedikit tenang jelang menghadapi putaran kedua Liga 1.

Umuh berjanji pada putaran kedua nanti, Atep dan kawan-kawan akan diasuh pelatih baru. Kini Umuh bersama manajemen Persib akan membicarakan siapa nama yang cocok untuk menjadi pelatih baru. Umuh ingin Persib dapat mengontrak pelatih berkualitas yang dapat sesuai dengan semua pemin yang ada saat ini.  "Mau pelatih lokal ataupun asing yang pasti kami akan cari pelatih berkualitas," ujar Umuh.

Djadjang memutuskan mundur dari kursi pelatih Persib pascakekalahan di kandang Mitra Kukar Sabtu (15/7). Djadjang mundur karena merasa menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas performa kurang meyakinkan Persib musim ini.