Ahad , 16 July 2017, 21:47 WIB

Warga Peduli Persikab Gelar Aksi Satu Juta Tanda Tangan

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andri Saubani
ANTARA/Rahmad
Skuat Persikab saat masih berlaga pada ajang Piala Copa Indonesia pada 2012 silam. Kini, tim kebanggan masyarakat Kabupaten Bandung itu ikut berkompetisi di Liga Nusantara.
Skuat Persikab saat masih berlaga pada ajang Piala Copa Indonesia pada 2012 silam. Kini, tim kebanggan masyarakat Kabupaten Bandung itu ikut berkompetisi di Liga Nusantara.

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG- Warga Kabupaten Bandung yang terdiri dari berbagai unsur menggelar aksi kepedulian satu juta tanda tangan untuk mendukung klub kebanggaan mereka, Persikab yang akan berkompetisi di Liga Nusantara di Soreang, Ahad (16/7). Spanduk putih terhampar dilokasi tersebut sebagai sarana media bagi masyarakat yang ingin membubuhkan tanda tangannya demi kepedulian kepada klub yang memiliki julukan Kijang Pananjung itu.

Sebagian peserta aksi membentangkan spanduk "Spirit For Persikab" dengan memakai syal dan baju dengan warna hijau khas tim kebanggaan Kabupaten Bandung. Sekitar pukul 12.00 WIB, ratusan tanda tangan dibubuhkan oleh masyarakat Kabupaten Bandung ketika itu. "Kami mohon keiklasannya mendukung Persikab bangkit dengan Satujuta tandatangan," ujar Asep Jembar Tohidin, koordinator aksi satu juta tanda tangan, Ahad (16/7).

Menurutnya, pihaknya berharap agar pemkab Bandung bisa memberikan dukungan kepada tim yang pernah diperkuat oleh striker Persib, Tantan tersebut. Selain itu, pihaknya tidak akan mengintervensi pembentukan caretaker Persikab hingga terbentuk manajemen yang kukuh.

Asep menuturkan, klub Persikab mengalami kevakuman setelah terjadi dualisme di tubuh PSSI pada 2012. Kemudian berlanjut saag kompetisi Liga Primer Indonesia dihentikan. "Kami melakukan aksi ini karena ingin membangkitkan klub Persikab lagi," ujarnya.

Sementara itu, peserta aksi lainnya Kevin mengatakan Persikab memiliki fasilitas penunjang untuk menggelar latihan atau pertandingan, yaitu Stadion Si Jalak Harupat. Selain itu, Persikab memiliki sejarah panjang dikancah sepak bola nasional karena telah terbentuk sejak 1963 lalu. "Jika bangkit kembali, bukan tidak mungkin akan keluar bibit-bibit pemain muda dan berbakat muncul dari setiap pelosok di Kabupaten Bandung contoh saja Aang Suparman, Jajang Sukmara, M Natshir," katanya.

Mantan Manajer Persikab yang juga Asisten Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bandung, Marlan, mengatakan, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Bandung telah melakukan seleksi terhadap 125 pemain guna menjejal Liga Nusantara 2017 nanti. Menurutnya, Askab Kabupaten Bandung telah menganggaran Rp 1,3 miliar untuk kebutuhan Persikab di Liga Nusantara dan pembentukan tim Persikab U-17. "Karena Liga Nusantara ini masih amatir di bawah Askab dan Koni Kabupaten Bandung, makanya harus diakomodasi, termasuk anggaran," katanya.