Sabtu , 18 Maret 2017, 20:33 WIB

Stadion Gelora Ratu Pamelingan Sumbang PAD Rp 300 Juta ke Pamekasan

Red: Israr Itah
ANTARA FOTO/Saiful Bahri
Pertandingan sepak bola di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Pertandingan sepak bola di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, hingga kini sudah menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Rp 300 juta sejak dioperasikan pada mulai 18 November 2016.

"Sumbangan PAD Stadion Pamekasan ini hingga Maret 2017," kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkab Pamekasan Taufikurrahman di Pamekasan, Madura, Sabtu (18/3).

Sumbangan PAD terbanyak pada saat disewa klub Madura United FC untuk pertandingan ISC (Indonesia Soccer Championship) 2016. Kala itu, PAD yang masuk ke Pemkab Pamekasan sebesar Rp196 juta.

Kemudian, saat disewa untuk pelaksanaan babak penyisihan Piala Presiden, PAD yang diterima Pemkab Pamekasan dari sewa stadion itu sebesar Rp95,5 juta.  "Total PAD yang masuk ke kami ialah Rp291 juta," katanya.

Jika ditambah dengan sewa yang masuk dari klub lain, seperti Persepam Madura Utama, maka total PAD yang masuk ke Pemkab Pamekasan terkait pengelolaan stadion itu, mencapai Rp 300 juta lebih.

Klub sepak bola penyumbang PAD terbanyak selama ini adalah Madura United FC yang memiliki suporter tersebar di empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Pamekasan, Sampang, Bangkalan dan Kabupaten Sumenep.

Pada kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang akan dimulai pada pertengahan April 2017 ini, kedua klub sepak bola di Madura, yakni Madura United FC dan Persepam berencana menjadikan Stadion Pamekasan sebagai kandang mereka.

Saat ini, Pemkab Pamekasan masih memperbaiki sejumlah kekurangan fasilitas stadion itu agar bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh regulator pertandingan.

Antara lain kondisi lapangan yang tidak rata, serta lintasan yang berkerikil, serta kondisi pagar penonton yang perlu direnovasi karena mengganggu pemandangan penonton.

Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan ini berkapasitas sekitar 22 ribu penonton sesuai dengan taksiran pihak regulator pertandingan, bukan 35 ribu.

Perbandingannya dengan Stadion Kanjuruhan Malang yang mampu menampung penonton hingga 30 ribu orang, sedangkan Stadion Gelora Ratu Pamelingan jauh lebih kecil dan hanya lebih lebar dibanding Stadion Gelora Bangkalan yang memiliki kapasitas tampung penonton 17 ribu orang. 

Sumber : Antara