Sabtu , 21 February 2015, 07:07 WIB

ISL Ditunda, Semen Padang FC Kecewa

Rep: c70/ Red: Israr Itah
Republika/Israr
Asdian
Asdian

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Manajemen Semen Padang FC mengaku kecewa dengan penundaan kick off Indonesia Super League (ISL) 2015.

"Kami kecewa, karena sudah menggelar persiapan sejak lama," kata Direktur Teknik Semen Padang FC Asdian di Padang, Jumat (20/2).

 

Ia menjelaskan, penundaann ISL tersebut berdampak pada kontrak para pemain Semen Padang FC. Karena banyak di antara mereka yang berakhir masa kontraknya pada November mendatang.

Menurutnya, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) harus mengungkapkan lebih awal soal temuan-temuan dari sejumlah klub yang tidak memenuhi persyaratan. Seharusnya, lanjut dia, sejak awal BOPI sudah mengingatkan persyaratan-persyaratan yang ditentukan pada semua klub agar tidak terkesan mendadak.

"Jika BOPI ingin ikut membenahi sepak bola Indonesia diharapkan sampai tuntas. Kalau bisa, BOPI ikut mencarikan sponsor untuk klub-klub," lanjut Asdian.

Ia mengatakan, Semen Padang FC sudah memiliki semua persyaratan sesuai ketentuan BOPI, yaitu bukti pelunasan gaji pemain dan pelatih, pembayaran pajak dan dokumen kontrak pemain asing dan lain-lain. Bahkan, kata dia, Semen Padang FC telah melakukan CSR untuk akademi sepak bola mulai dari jenjang pengkaderan pemain-pemain muda.

Sementara itu, Pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar mengatakan, meskipun kick off ditunda, ia tidak akan meliburkan anak asuhnya.

"Karena ada penundaan, makanya kami kembali ke persiapan. Kemungkinan akan ada pertandingan uji coba pramusim. Namun masih menunggu jadwal pertandingan dari PT Liga Indonesia," ungkap Nil.