Jumat, 30 Zulhijjah 1435 / 24 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Indra Sjafri: Tiki Taka Bikin Mumet Timnas U-19

Selasa, 24 September 2013, 01:01 WIB
Komentar : 10
Antara/M Risyal Hidayat
Pelatih Tim Nasional U19 Indonesia, Indra Sjafri (dua kanan), memberi intruksi pada pemainnya saat melakukan sesi latihan.
Pelatih Tim Nasional U19 Indonesia, Indra Sjafri (dua kanan), memberi intruksi pada pemainnya saat melakukan sesi latihan.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, sukses meracik Evan Dimas dan kawan-kawan sehingga berhasil mempersembahkan gelar juara Piala AFF U19 2013.

Meskipun demikian, pelatih asal Sumatera barat itu mengaku tidak punya pakem khusus dalam meracik sebuah tim. Dia menyebut sepak bola yang diterapkannya adalah sepak bola sederhana.

Juru taktik kelahiran 2 Februari 1963 itu pun tak pernah meminta para pemainnya untuk bermain cantik dengan meniru gaya permainan tiki-taka ala Barcelona.

Karena, dia tidak ingin menambah beban pikiran pemain sehingga mereka akhirnya menjadi pusing alias mumet. 

"Tidak perlu kita meniru tiki-taka atau apalah lainnya. Pemain-pemain kita bakal mumet," kata Indra Sjafri berbincang dengan Republika Online di Hotel The Sun, Sidoarjo, Jawa Timur.

Indra mengatakan sepak bola ala dirinya sangat sederhan. Asalkan bisa menyerang, mencetak gol, dan memetik kemenangan, maka bentuk permainan seperti apapun sah-sah saja untuk dilakukan anak-anak asuhnya di lapangan.

Serangan kadang bisa dilakukan melalui serangan sayap, umpan langsung dari lini tengah, serangan balik, atau tendangan spekulasi dari luar kotak penalti.

"Sepak bola itu sederhana. Kita hanya perlu berusaha mencetak gol sebanyak-banyaknya dan berjuang agar tidak kebobolan. Sudah, itu saja intinya," kata Indra Sjafri.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Didi Purwadi
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kemarau Panjang Akibatkan Turunnya Pasokan Air Jakarta, Ini Solusinya
JAKARTA -- Musim kemarau panjang di indonesia memiliki dampak terhadap penurunan debit air baku. Kepala Divisi Komunikasi dan Pertanggung Jawaban Sosial PT PAM...