Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Timnas U19 Diminta Jangan Terburu-buru

Thursday, 12 September 2013, 12:00 WIB
Komentar : 2
Antara/M Risyal Hidayat
 Sejumlah pesepakbola Tim Nasional Indonesia U-19 melakukan latihan di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.
Sejumlah pesepakbola Tim Nasional Indonesia U-19 melakukan latihan di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, GRESIK -  Tim nasional U-19 Indonesia tak mau larut dalam euforia usai memetik kemenangan telak lima gol tanpa balas atas Brunei Darussalam pada laga pembuka Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) U-19.

Skuat Garuda Jaya langsung mengalihkan fokus untuk melanjutkan perjuangan dengan melawan Myanmar di Stadion Petrokimia, Gresik, Kamis (12/9).

Kemenangan besar atas Brunei di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (10/9), membawa Indonesia ke puncak klasemen Grup B. Indonesia berhak berada di urutan teratas karena unggul dalam selisih gol atas Vietnam yang juga memetik kemenangan pada laga perdana. Vietnam menang tipis 3-2 melawan Thailand.

Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, mewanti-wanti anak-anak asuhnya untuk tak lekas berpuas diri. Sebab, perjalanan Indonesia menuju tangga juara masih panjang. Lawan-lawan yang akan dihadapi pun akan semakin berat.

Selain itu, Indra juga menilai permainan timnya belum maksimal. Pada sesi evaluasi tim yang dilakukan pada Rabu (11/9) siang, Indra secara khusus meminta Evan Dimas dan kawan-kawan untuk lebih tenang dalam menjalani pertandingan.

"Intinya jangan terburu-buru, harus tenang. Itu poin penting evaluasi hasil pertandingan kemarin (lawan Brunei)," kata Indra kepada Republika Online.

 



Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Didi Purwadi
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar