Sabtu, 29 Muharram 1436 / 22 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pemain Inti Timnas U19 Masih Berpotensi Dicoret

Rabu, 28 Agustus 2013, 09:00 WIB
Komentar : 1
AP/Khin Maung Win
Timnas U19 Indonesia
Timnas U19 Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Badan Tim Nasional (BTN) PSSI telah mendaftarkan sebanyak 32 pemain untuk Piala AFF U19 sesuai kuota yang ditentukan oleh induk organisasi sepak bola Asia Tenggara tersebut. Dari 32 pemain tersebut, nantinya hanya 20 pemain yang akan tampil di Piala AFF.

Pelatih Timnas U19, Indra Syafri, berharap pemain yang masuk tim inti untuk terus menjaga kondisi fisik dan penampilannya sehingga tidak sampai mengalami cedera atau sakit.

"Kami akan terus memantau perkembangan pemain. Kalau ada pemain inti yang penampilannya menurun, masih ada kemungkinan untuk diganti dengan pemain lain," kata Indra.

Selama persiapan menuju Piala AFF, Timnas U19 telah menjalani sebanyak delapan laga uji coba untuk seleksi pemain dan pembentukan formasi pemain inti.

Sementara Sekretaris BTN, Sefdin Syaifudin, mengatakan setiap negara boleh mendaftarkan maksimal 35 orang pemain. Kelebihan kuota diperlukan untuk mengantisipasi jika ada pemain yang gagal tampil karena cedera atau alasan lain.

"Perubahan nama pemain masih bisa dilakukan hingga pertemuan manajer yang akan digelar sehari sebelum turnamen atau 8 September,'' katanya. ''Setelah itu, tidak boleh ada perubahan nama lagi hingga turnamen selesai.''

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. ((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
MUI: Masyarakat tak Perlu Cari Tahu dan Observasi Terkait Ritual Seks
 JAKARTA -- Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengatakan pada dasarnya seks bebas adalah perbuatan yang haram. Terutama ketika...