Rabu, 7 Zulhijjah 1435 / 01 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dipecat Sebagai Exco, Sihar Sitorus: Selamat PSSI!

Senin, 17 Juni 2013, 19:27 WIB
Komentar : 1
Antara/Puspa Perwitasari
Sihar Sitorus
Sihar Sitorus

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Sihar Sitorus tidak mau ambil pusing mengenai pemecatannya sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Seperti diketahui, Sihar beserta lima Exco lainnya yakni Bob Hippy, Tuti Dau, Farid Rahman dan Widodo Santoso resmi diberhentikan melalui Kongres Biasa PSSI di Surabaya, Senin (17/6).

Mereka dipecat dengan alasan dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin. Selain itu juga lantaran aksi walkout pada Kongres Luar Biasa 17 Maret lalu. Sebelumnya mereka pun sudah dijatuhkan hukuman 10 tahun larangan aktif di sepak bola Indonesia.

Tak mau ambil pusing, Sihar justru memberikan 'selamat' kepada PSSI dan para peserta kongres atas keputusannya tersebut. "Selamat buat PSSI dan peserta kongres atas prestasi mereka yang telah sukses mengelabui dan memberikan pembodohan kepada masyarakat," sindir Sihar ketika dihubungi Republika.

Sejak awal, jelas Sihar, sudah banyak kejanggalan yang dibuat ketika Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman. Terkait pemalsuan tanda tangan Djohar, Sihar menilai bahwa keputusan Komdis sangat asal-asalan dan tanpa bukti.

Asal-asalan karena Hinca sebagai Ketua Komisi Disiplin PSSI tidak menjalankan azas praduga tak bersalah dalam mengambil keputusan. "Dia tidak pernah memanggil kami untuk meminta keterangan. Padahal dia sebagai pengacara seharusnya paham betul mengenai azas praduga tak bersalah," ujarnya.

Selain itu, Sihar mengatakan bahwa Hinca tidak bisa memberikan bukti otentik mengenai pemalsuan tanda tangan. Sihar pun berulang kali telah menantang Hinca untuk melakukan uji forensik apakah benar tanda tangan yang ada pada notulensi rapat jelang KLB 17 Maret 2013 adalah palsu.

"Kami berani kok dibuktikan melalui uji forensik. Tapi mereka tidak mau melakukannya dan langsung menjatuhkan hukuman," katanya. Sihar pun mengaku belum punya rencana lanjutan setelah resmi diberhentikan melalui kongres. "Kita jadi penonton dulu deh," tuturnya.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Fernan Rahadi
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menyulap Lubang Galian Menjadi Danau
TUBAN -- Dalam melestarikan lingkungan, galian tambang yang dilakukan oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Lubang-lubang bekas galian tersebut...