Tuesday, 27 Zulhijjah 1435 / 21 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Timnas U-19 Berpeluang Juarai Piala AFC

Friday, 26 April 2013, 23:56 WIB
Komentar : 3
Republika./Yasin Habibi
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin memperlihatkan bendera PSSI pertama dalam Kongres Luar Biasa PSSI, Jakarta, Ahad (17/3).
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin memperlihatkan bendera PSSI pertama dalam Kongres Luar Biasa PSSI, Jakarta, Ahad (17/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berdasarkan hasil undian di House AFC, Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (26/4), Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, menilai Timnas Indonesia junior, terutama Timnas U-19, berpeluang cukup besar dalam kejuaraan AFC U-14 dan U-19.

"Sebab kita hanya akan bersaing dengan Korea di Grup G, tanpa memandang remeh tiga tim lain yang ada dalam satu grup, yakni Laos, Guam dan Philipina," kata Djohar yang hadir langsung mengikuti drawing didampingi manajer timnas U-19, John Rumainun.

Peluang cukup besar karena dalam babak kualifikasi U-14 pada awal September dan U-19 di pertengahan Oktober, Indonesia akan menjadi tuan rumah pada dua ajang tersebut.

Menurut Djohar hasil drawing yang telah dilakukan setidaknya membuka peluang Indonesia menuju pentas Piala Dunia. Timnas U-19 yang saat ini dibesut pelatih Indra Sjafri, memang menjadi fokus utama PSSI untuk program jangka panjang dan berpeluang bisa lolos ke putaran final Piala Asia 2014 Myanmar.

"Bisa finish di urutan empat Piala Asia, maka mimpi tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya akan terwujud," ujar Djohar.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Konversi Minyak ke Gas, Bisakah?
JAKARTA -- Konversi minyak ke gas bisa menjadi cara pemerintah untuk mengurangi konsumsi BBM di Indonesia. Pelaksana tugas Direktur Utama Pertamina Muhamad Husen...