Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Niat Beli Tiket Timnas, Pulang Tangan Hampa

Kamis, 21 Maret 2013, 21:46 WIB
Komentar : 0
Antara/Puspa Perwitasari
Pemain timnas Indonesia menggelar latihan untuk persiapan timnas menghadapi pertandingan penyisihan Pra Piala Asia melawan Arab Saudi di Lapangan PSSI, Jakarta, Jumat (15/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bersatunya kembali PSSI setelah Kongres Luar Biasa (KLB) berdampak pada kembalinya antusiasme masyarakat terhadap tim nasional. Saat menggelar latihan sore di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Rabu (20/3), 100an warga ikut menonton hingga pinggir lapangan.

Bahkan saat latihan selesai dan duet pelatih Rahmad Darmawan dan Jacksen F Thiago ingin memberi intruksi, warga ikut berkerumun mendekati pemain masuk ke lapangan.

Antusiasme ini menjalar ke warga yang ingin menonton pertandingan melawan Arab Saudi, Sabtu (23/3). Arfan, warga bekasi harus kecewa karena tidak mendapatkan tiket pertandingan timnas. Kamis (21/3) siang, Arfan bersama ketiga temannya bersemangat menuju GBK dengan maksud membeli tiket.

Apa daya panitia pertandingan baru membuka loket timnas, Sabtu jelang pertandingan. "Kecewa sampai sini tak ada kejelasan," ungkapnya kepada Republika, Kamis (21/3).

Arfan mengaku sepulang kuliah sudah berencana membeli tiket karena ada kawan-kawan yang titip. Arfan mengaku suporter setia timnas sejak tahun 2007. "Selalu nonton kecuali pas timnas pecah kemarin," ujarnya. Bersatunya pemain dari ISL dan IPL membuat Arfan kembali bersemangat menonton langsung Ponaryo Astaman dkk.

Gagal mendapat tiket di GBK, demi merah putih Arfan dan kawannya memutuskan menuju Halim untuk melihat latihan tim garuda. "Saya juga buka jasa titip tiket bagi teman-teman."

Redaktur : Hafidz Muftisany
2.378 reads
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2[:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Keluh Kesah Bambang Pamungkas

Muncul Jasa Antri Tiket Timnas di Linimasa

Suporter Wanita tak Ketinggalan Dukung Timnas