Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Rahmad Darmawan: Lawan Saudi Momen Kebangkitan Timnas

Kamis, 21 Maret 2013, 20:23 WIB
Komentar : 0
Pelatih Timnas Rahmad Darmawan saat melakukan sesi latihan bersama timnas di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Rabu (20/3). (Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih timnas Indonesia Rahmad Darmawan telah mengantongi permainan Arab Saudi, tim yang akan dihadapi skuat Garuda dalam laga Pra-Piala Asia 2015 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).

Pelatih yang akrab disapa RD itu mewaspadai permainan Arab Saudi yang dinilainya unggul dalam skema bola-bola mati dan umpan silang. Mengenai serangan set piece, Arab Saudi dinilai berbahaya karena para pemainnya memiliki postur tubuh yang tinggi.

Selain itu, RD menilai, Arab Saudi memiliki kelebihan di lini tengah dan sayap dengan kemampuan para pemainnya yang sangat bagus dalam memberikan umpan-umpan berbahaya.

"Dua hal itu yang harus diwaspadai dari Arab Saudi," kata RD usia memimpin latihan di lapangan Sutasoma 77 Halim Perdana Kusuma, Kamis (21/3).

RD mengatakan, meski pemusatan latihan terbilang singkat. Ia mengatakan secara umum kesiapan para pemain untuk bertanding sangat bagus. "Sekarang kita tinggal menjaga apa yang sudah dilatih dalam beberapa hari ke belakang," tambahnya.

Namun menurut dia, ada satu hal yang paling diperhatikannya. Yakni motivasi dan mental para pemain untuk bisa bermain lepas saat menjalani pertandingan mengingat, kata RD, sebagian besar pemain timnas sudah lama tidak mengikuti pertandingan internasional.

Maklum, dualisme kompetisi membuat para pemain Indonesia Super League (ISL) yang saat ini mendominasi skuat timnas, sempat kehilangan kesempatan membela skuat Garuda.

"Saya harap mereka bisa bermain lepas dan memiliki motivasi tinggi. Karena, laga melawan Arab Saudi nanti bisa menjadi momen bersatunya para pemain dan kebangkitan sepak bola Indonesia, khususnya timnas," ungkap RD.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Fernan Rahadi
3.465 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Calon Bintang Timnas Indonesia: Firman Utina

Van Dijk Berharap Dimainkan Lawan Saudi