Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ingin Lapor ke FIFA, Blanco Diminta Tahan Diri

Rabu, 20 Maret 2013, 19:36 WIB
Komentar : 0
Republika/Yasin Habibi
Luis Manuel Blanco

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perwakilan Badan Tim Nasional (BTN) Habil Marati mengakui adanya rencana pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk melapor ke FIFA terkait pelengseran dirinya sebagai pelatih kepala timnas Indonesia.

Habil mengatakan sedang berusaha sekuat tenaga meredam emosi Blanco untuk tidak merealisasikan rencananya tersebut. "Saya terus menenangkan Blanco agar dia tidak melapor ke FIFA," kata Habil.

Habil mengungkapkan, Blanco sangat kecewa setelah  tak bisa mendampingi timnas Indonesia untuk berlaga melawan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (23/3). Apalagi nama yang didaftarkan ke AFC adalah Rahmad Darmawan, bukan Blanco.

Pelengseran Blanco tidak terlepas dengan adanya konflik di tubuh kepengurusan BTN. Habil beserta Ketua BTN Isran Noor kini berselisih paham dengan Wakil Ketua BTN Harbiansyah terkait pelengseran Blanco.

"Blanco itu masih pelatih kepala. Sedangkan Rahmad Darmawan tidak sah karena belum mengantongi  Surat Keputusan (SK)," ujar Habil.

Blanco kemungkinan besar tidak akan mendampingi timnas saat melawan Arab Saudi. Pasalnya, Wakil Ketua BTN melalui PSSI sudah mendaftarkan nama Rahmad Darmawan.

Habil mengatakan, Blanco akan dikembalikan sebagai pelatih kepala setelah laga melawan Arab Saudi nanti. Ia mengklaim, ihwal tersebut sudah dinyatakan oleh salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI.

"Konon kabarnya setelah melawan Arab Saudi dia akan dikembalikan sebagai pelatih kepala. Kita menunggu dengan sabar," ujar Habil.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Fernan Rahadi
3.471 reads
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Habil: Administrasi Stefano Lilipaly Tak Bermasalah

Konsep Penyatuan Liga Tak Bisa Diubah

Nil Maizar Akan Semangati Timnas