Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tinggalkan KLB PSSI, 6 Anggota Exco Siap Disanksi

Minggu, 17 Maret 2013, 20:07 WIB
Komentar : 0
Antara/Ismar Patrizki
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2013 di Jakarta, Ahad (17/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Enam anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI memutuskan untuk meninggalkan arena Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, Ahad (17/3).

Mereka adalah Bob Hippy, Farid Rahman, Sihar Sitorus, Widodo Santoso, Tuti Dau, dan Mawardi Nurdin.
 
Anggota Ecxo PSSI Farid Rahman mengatakan, pihaknya meninggalkan ruangan KLB karena  menganggap agenda yang diamanatkan dalam arena sudah selesai. Untuk KLB, kata dia, di statuta Pasal 31 diamanatkan bisa dihelat atas permintaan 2/3 anggota. Namun di statuta baru, sambungnya, KLB bisa digelar dengan syarat memenuhi 50 persen plus satu.
 
Karena dianggap membangkang, pihaknya siap dijatuhi sanksi. Hanya saja, menurut Farid, nota kesepahaman (MoU) pembubaran KPSI tidak perlu diikutinya sampai selesai lantaran pihaknya merasa sudah memenuhi aturan. “Skorsing? Silakan saja itu hak ketua umum,” katanya.
 
Kalau sampai dipecat, Farid malah mempertanyakan dasarnya. Pasalnya, tindakan meninggalkan ruang KLB dirasa sudah tepat. Karena itu, kalau ada hukuman yang dijatuhkan kepada enam anggota Exco maka harus berdasar aturan, bukan keseweng-wenangan pengurus.
 
“Harus dilihat apa dasar yuridis memecat, kembalikan ke aturan statuta yang baru. Kami silahan saja, kami dipecat oleh voter, kalau voter mau pecat, Alhamdulillah.”
 
Meski begitu, ia bersikap legowo dengan masuknya beberapa pengurus KPSI dalam struktur baru PSSI, terutama mantan ketua KPSI La Nyalla Mattaliti sebagai wakil ketua umum PSSI.
 
“Pengangkatan kongres memberikan wewenang pada ketum, saya pikir itu sah. Tapi yang terpenting jangan melanggar aturan yang ada. MoU itu harus dilihat apakah melanggar statuta atau tidak,” kata Farid. n erik purnama putra

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Heri Ruslan
6.505 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Komisi X Apresiasi Hasil Kongres PSSI

Roy Suryo: Indonesia Tak Akan Kena Sanksi