Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

KPSI Resmi Dibubarkan

Minggu, 17 Maret 2013, 17:49 WIB
Komentar : 0
Republika/Prayogi
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin (kiri) berpelukan dengan ketua KPSI La Nyalla Mahmud Mattalitti di kantor PSSI, Jakarta, Jumat (22/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski sempat terjadi kericuhan dan aksi walkout, Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, Ahad (17/3) tetap berjalan dan telah selesai dilaksanakan. Kini, tidak ada lagi dualisme federasi di sepak bola Indonesia. KPSI secara resmi dibubarkan.

Pembubaran KPSI secara langsung diumumkan Ketua Umum KPSI La Nyalla Mahdmud Mattalitti setelah kongres selesai dilaksanakan. "Dengan mengucap Bismillah, saya bubarkan KPSI hari ini juga," kata La Nyalla.

Pembubaran KPSI memang menjadi salah satu agenda kongres. Tiga agenda lainnya adalah penyatuan liga, revisi statuta, dan pembahasan untuk segera melaksanakan kongres biasa setelah digelarnya KLB.

Namun akhirnya KLB hanya membahas dua agenda, yakni tentang penyatuan liga dan revisi statuta. Ini setelah FIFA menginstruksikan untuk mengakhiri jalannya kongres lantaran dua poin pertama mengenai penyatuan liga dan revisi statuta sudah selesai dilaksanakan. Sedangkan poin mengenai pembubaran KPSI dan penentuan agenda kongres biasa diizinkan dibahas diluar kongres.

Pembubaran KPSI oleh La Nyalla tentu tidak secara cuma-cuma. Dia membubarkan KPSI setelah dirinya diangkat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin usai mendapat usulan dari mayoritas peserta kongres yang hadir.

"Sesuai statuta dan permintaan para peserta, saya mengangkat La Nyalla Mattalitti sebagai Wakil Ketua Umum," ucap Djohar Arifin.

Selain pengangkatan La Nyalla, Djohar juga menunjuk empat anggota Komite Eksekutif baru. Yakni La Siya, Zulfadli, Djamal Aziz, dan Hardi Hasan. Pengangkatan empat exco baru ini merupakan tindak lanjut dari revisi statuta yang memutuskan untuk menambah jumlah anggota Exco dari 11 menjadi 15.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Nidia Zuraya
3.772 reads
Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim(QS Ali Imran 3)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda