Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Oknum Suporter Bola Lempari Bus Rombongan Anak Yatim

Kamis, 14 Maret 2013, 21:03 WIB
Komentar : 0
Antara/Nila Fu'adi
Pemain Sriwijaya FC melakukan seleberasi pada pertandingan Indonesia Super League (ILS).

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Manajemen Sriwijaya Football Club menyebut pelaku pelemparan bus yang ditumpangi anak yatim seusai pertandingan melawan Pelita di Palembang, Rabu (13/3), diduga oknum salah satu kelompok suporter.

''Pihak kepolisian saat ini sedang menyelidiki setelah menangkap beberapa orang yang dicurigai sesaat setelah kejadian. Tapi, yang jelas pelaku merupakan anggota salah satu kelompok suporter karena salah satu korban mengenalinya,'' kata Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (manajemen Sriwijaya FC), Augie Bunjamin, di Palembang, Kamis.

Ia yang dijumpai pada acara Kejuaraan Futsal antarwartawan Piala Gubernur Sumsel itu mengatakan kejadian yang mencederai 10 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Amar Makruf kawasan Sekip demikian menyayat hati.

Ini mengingat aksi oknum bersembunyi di balik identitas suporter telah bertindak tidak berperikemanusiaan.

"Anak-anak yatim piatu yang berusia 3-6 tahun itu untuk pertama kali diundang manajemen menonton langsung ke stadion,'' kata Augie. ''Tapi, nyatanya berujung penderitaan.''

Ia menyebutkan lima orang terpaksa mendapatkan perawatan medis berupa jahitan karena luka robek akibat terkena pecahan kaca. Sisanya mengalami luka ringan.

Bus rombongan anak yatim itu dilempari batu ketika melintasi segerombolan orang di areal sekitar pagar stadion. Meski bus telah memasang stiker anak yatim yang ditempel pada bagian belakang mobil, tapi tetap tidak menghentikan aksi brutal itu.

Sebanyak 27 anak yatim yang berada di dalam bus berupaya melindungi diri dengan merunduk. Tapi, beberapa diantaranya masih terkena dan berujung luka parah dan ringan.

"Manajemen Sriwijaya FC telah mendesak Polresta Palembang untuk mengusut tuntas aksi anarkis ini karena berkategori kriminal murni. Jika tidak ditindak tegas, maka tidak akan membuat jera," ujarnya.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
1.859 reads
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Sekjen PSSI: Undangan KLB Sudah Dikirimkan

Syamsidar Kaget dengan Pola Latihan Luis Blanco