Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'KLB PSSI untuk Selamatkan Indonesia dari Sanksi FIFA'

Senin, 11 Maret 2013, 11:03 WIB
Komentar : 0
Logo PSSI

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Maret mendatang bertujuan untuk menyelematkan Indonesia agar tidak menerima hukuman dari FIFA.

"Itu sebenarnya tujuan utama yang sangat diharapkan dari hasil KLB nanti," kata Kasmuddin, salah seorang dari dua wakil Sulteng yang akan mengikuti KLB PSSI di Jakarta, Senin (11/3).

Ia mengatakan ada empat agenda penting yang nantinya akan dibicarakan pada KLB tersebut yakni penyatuan liga, revisi statuta, pembubaran KPSI dan pengembalian empat komite eksekutif.

Sulteng sendiri, kata Kasmuddin, mendukung KLB dan sangat berharap semua permasalahan dan konflik yang terjadi selama ini terselesaikan dengan baik di forum KLB. "Kita mau agar persepakbolaan di tanah air bisa berkembang," katanya.

Menurut dia, bagaimana mungkin persepakbolaan di tanah air akan berjalan dengan bagus kalau selama ini hanya dipusingkan dengan konflik yang tak kunjung berakhir.

Hal senada disampaikan Ketua Persbul Abdullah Batalipu yang juga memiliki hak suara di KLB. Ia berharap dualisme organisasi sepakbola nasional yakni PSSI dengan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) bisa terselesaikan sehingga persepakbolaan di tanah air berjalan lancar dan Timnas bisa kembali bersinar di berbagai kejuaraan.

Mari kita bersama-sama menyatukan pikiran dan kekuatan demi kemajuan persepakbolaan di Indonesia. Jangan lagi ada yang mementingkan diri sendiri, tetapi fokus pada kepentingan kelangsungan dan kejayaan sepakbola nasional.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
4.019 reads
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...