Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Syamsir Alam Kecewa Tak Dipanggil Timnas

Selasa, 05 Maret 2013, 06:00 WIB
Komentar : 0
dok. pribadi
Aksi Syamsir Alam (kiri) pada sebuah laga persahabatan DC United.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Syamsir Alam mengungkapkan kekecewaannya tak dipanggil Timnas Indonesia pada laga kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi 23 Maret nanti. Pemain yang kini bermain di klub AS, DC United, itu tak termasuk dalam 58 pemain yang dirilis Badan Tim Nasional (BTN).

"Saat ini saya sedang di kondisi puncak, seharusnya ini waktunya (PSSI memanggil saya)," kata Syamsir kepada Republika, Selasa (5/3).

Wajar jika Syamsir merasa kecewa mengingat ia baru saja berhasil menembus roster utama klub Major League Soccer (MLS) tersebut yang berisi 28 pemain. Ia baru saja menyingkirkan sejumlah pemain dan menjadi salah satu gelandang pilihan pelatih Ben Olsen.

Pemain berusia 20 tahun itu memang belum mencicipi atmosfer timnas senior Indonesia. Terakhir kalinya, Syamsir nyaris memperkuat Indonesia di ajang SEA Games 2011, namun gagal karena tidak dimasukkan pelatih Rahmad Darmawan ke dalam 20 pemain yang akhirnya berlaga di multievent dua tahunan tersebut.

"Saya terlalu cinta negara saya. Saya tahu saya pantas memperkuat Indonesia dan umur saya yang masih muda bukan halangan," keluh Syamsir.

Syamsir sudah mencicipi atmosfer timnas di berbagai level junior, dari tim U-11 hingga tim U-23. Barangkali performanya yang paling diingat publik tanah air adalah saat membela timnas U-19 di ajang kualifikasi Piala Asia U-19 tahun 2009 lalu di Bandung, Jawa Barat.

Redaktur : Fernan Rahadi
14.656 reads
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Hakan Sukur Akan Kunjungi Indonesia