Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Persebaya Terancam Dilarang Ikut Kompetisi

Sabtu, 02 Maret 2013, 19:57 WIB
Komentar : 0
appi-online.com
CEO APPI Valentino Simanjuntak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persebaya Surabaya terancam untuk dilarang ikut kompetisi. Ini karena masih memiliki tunggakan pembayaran gaji untuk pemain asing yang pernah membela Persebaya, Serge Ngankou Elongo.   

Sebelumnya, Ngankou telah mengirimkan surat kepada Asosiasi Pesepak Bola Internasional (FIFPro) Asia. Ngankou menyatakan, telah melaporkan masalah tunggakan gaji yang dialaminya kepada FIFA.    

CEO Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) Valentino Simanjuntak menjelaskan, FIFA pun telah mengirikan surat kepada PSSI pada 27 Februari 2013. Isinya meminta agar Persebaya melunasi gaji Ngankou saat memperkuat Bajul Ijo pada 2009. 

Dalam surat tersebut, FIFA pun mengancam akan menggelar sidang untuk Persebaya pada 10 April 2013. Itu jika manajemen klub tidak bisa menyelesaikan tunggakan gaji Ngakou hingga 31 Maret 2013. 

Menurut dia, akan ada beragam sanksi yang bakal dijatuhkan FIFA andaikan Persebaya tidak bisa melunasi gaji hingga tenggat waktu. "Yang paling berat yaitu pelarangan bertanding di kompetisi," katanya, Sabtu (2/3). 

Valentino pun menagih janji PSSI dan LPIS yang tetap memberikan izin bertanding kepada klub penunggak gaji. Padahal sebelumnya, PSSI dan LPIS menyatakan akan mencoret klub tersebut dari kompetisi jika sebelum kick-off kompetisi masih bermasalah dengan pembayaran gaji pemain di musim lalu.

Tetapi, beberapa klub yang tercatat masih menunggak gaji belum dicoret dari kompetisi. Seperti Persebaya dan Bontang FC.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Mansyur Faqih
6.080 reads
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

APPI Minta Pemain Bersikap

Nil Maizar: Sepak Bola Bukan Bicara Hasil, tapi Proses

Curhat Nil Maizar Soal Pemecatannya