Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mitra Kukar Bantah Sepakati Pemanggilan Pemain Oleh BTN

Selasa, 19 Februari 2013, 18:32 WIB
Komentar : 0
Antara
Mitra Kukar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Tim Nasional (BTN) telah merilis 34 nama pemain  dan akan melaksanakan pemusatan latihan mulai Senin (25/2) di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Wakil Ketua BTN Habil Marati mengatakan, pemain-pemain itu dipanggil untuk berlaga pada ajang kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi, Sabtu (23/3).

Habil mengklaim Mitra Kukar sudah mengonfirmasi untuk menyerahkan pemainnya. "Pemain Mitra Kukar gabung tanggal 23 Februari," ucap Habil.

Celakanya, manajemen Mitra Kukar membantah keras pernyataan Habil Marati. Direktur Operasional Mitra Kukar, Suwanto, menegaskan tidak pernah melakukan komunikasi dengan BTN. Apalagi mengonfirmasi untuk melepas pemain.

"Ngawur itu, kami tidak pernah berkomunikasi dan menyatakan melepas pemain ke BTN," kata Suwanto ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Suwanto mengaku sudah mengetahui ada pemainnya yang dipanggil BTN. Namun ia mengetahui hal tersebut melalui rekan-rekan media. Dan tidak ada surat pemanggilan satu pun yang masuk ke manajemen dari BTN.

Dia menegaskan, Mitra Kukar tidak akan pernah melepas pemainnya selama tidak dikelola badan atau tim independen bentukan pemerintah. "Itu sudah menjadi prinsip kami dan klub ISL lainnya," tegas Suwanto.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Fernan Rahadi
3.577 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda