Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Menpora Tunjuk Badan Verifikasi Voter Solo

Selasa, 19 Februari 2013, 16:06 WIB
Komentar : 0
Antara/Wahyu Putro A
Menpora Roy Suryo (kanan ke kiri), Ketua KOI Rita Subowo, Ketua PSSI Djohar Arifin, dan Ketua KPSI La Nyala Mattalitti memegang nota kesepahaman rekonsiliasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kisruh sepak bola Indonesia kini perlahan mulai menemukan titik terang. PSSI dan KPSI akhirnya menandatangani kesepakatan terkait penyelesaian kisruh sepak bola Indonesia pada Senin (18/2) malam.

Kesepakatan tersebut memuat empat poin penyelesaian kisruh sepak bola diantaranya penyatuan liga, revisi statuta PSSI, dan pengembalian empat exco.

Satu poin lagi soal penyelenggaraan kongres berdasarkan daftar peserta kongres luar biasa Solo pada Juli 2011 (voter Solo). Dalam kesempatan itu, KPSI dan PSSI sepakat mengadakan kongres biasa.

''Pada pertemuan dengan pemerintah, PSSI sepakat untuk menggelar kongres di Jakarta pada 17 Maret 2013,'' kata Menpora Roy Suryo. Agenda kongres tidak akan keluar dari empat poin permintaan FIFA tersebut.

Sementara, terkait verifikasi voters Solo, Roy telah menunjuk satu badan yang diketuai Rita Subowo. Penunjukan ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pihaknya juga akan melibatkan perwakilan PSSI dan KPSI. ''Verifikasi voters Solo akan dilakukan 20 Februari oleh suatu badan dan akan menentukan langkah-langkah selanjutnya,'' ungkap Roy.

Reporter : Umi Lailatul
Redaktur : Didi Purwadi
2.397 reads
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda