Thursday, 29 Zulhijjah 1435 / 23 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Persis Solo akan Standardisasi Gaji Pemain

Sunday, 20 January 2013, 10:27 WIB
Komentar : 1
Pasoepati.net
Persis Solo
Persis Solo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menghadapi kompetisi Divisi Utama 2013, Persis Solo tengah mempersiapkan diri untuk bisa berprestasi lebih daripada musim lalu. Salah satunya adalah soal standardisasi gaji pemain.

Sekretaris Pengcab PSSI Solo Ruhban Ruzziatno mengatakan, PSSI telah menetapkan jaminan keuangan atau financial fair play sekitar Rp 5 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen akan digunakan untuk biaya operasional klub selama semusim. Sedangkan 60 persennya digunakan untuk belanja pemain.

“Jadi nanti pemain ada standarnya juga, berapa minimal maksimalnya,” jelasnya usai mempresentasikan rencana Persis Solo di kompetisi Divisi Utama 2013 di hadapan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Sabtu (19/1).

Ruhban juga mengungkapkan bahwa sesuai imbauan walikota Solo, Persis Solo yang akan berkompetisi harus satu tim. Apalagi, ada sanksi dalam UU Sistem Keolahragaan Nasional, berupa sanksi pidana maupun denda.

Untuk itu, ia akan mempertemuan semua pengurus minggu depan. Pertemuan itu adalah memberikan pemahaman tentang regulasi yang ada serta dampak negatifnya bagi pembinaan sepakbola Indonesia, terutama di Solo.

“Kita akan pelajari semua. Tapi yang tetap menjadi acuan kita adalah regulasi. Kalau lepas dari itu akan berat sanksinya. Kita harapkan nanti ada kesamaan dan tidak ada yang perlu dipertentangkan,” katanya seperti dilansir situs resmi Indonesian Premier League (IPL).

Pada kesempatan tersebut, Ruhban memberikan presentasi bersama Ketua Harian Pengcab PSSI Solo Yosca Herman Sudrajat, CEO Persis Solo Kesit Budi Handoyo, dan CEO LPIS Widjajanto.

Redaktur : Fernan Rahadi
Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api(HR. Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...