Senin, 8 Rajab 1436 / 27 April 2015
find us on : 
  Login |  Register

Pasoepati Lepas Kepergian Diego Mendieta

Rabu, 05 Desember 2012, 16:46 WIB
Komentar : 1
Pasoepati.net
Diego Mendieta
Diego Mendieta

REPUBLIKA.CO.ID,  SOLO -- Puluhan pendukung Persis Solo yang tergabung dalam Pasoepati melepas kepergian jenazah mantan pemain Persis asal Paraguay Diego Mendieta, Rabu (5/12). 

Suporter Persis tersebut memberikan penghormatan terakhir kepada Mendieta yang disemayamkan di Rumah Duka Thiong Ting Solo.

Jenazah Mendieta yang berada di peti mati berwarna putih disemayamkan di rumah duka tersebut sebelum diberangkatkan ke Paraguay dengan pesawat dari Bandara Adi Soemarmo Solo.

Tampak di antara puluhan suporter tersebut rekan senegara Mendieta yang bermain di Persiba Balikpapan Richard Caceres dan Alejandro Tobar yang bermain di Persiku Kudus.

Caceres mengatakan masih sering berkomunikasi dengan Mendieta meski berlatih di lain klub. Ia juga mengetahui kondisi Mendieta selama bersama Persis hingga jatuh sakit.

Menurut dia, keputusan Mendieta tetap bertahan di Solo karena masih menunggu kepastian pembayaran gajinya. Ia mengaku biaya untuk pulang ke kampung halamannya di Paraguay cukup besar. "Harga tiket pulang ke Paraguay sekitar Rp 30 juta," katanya.

Ia menuturkan kabar meninggalnya Mendieta telah tersiar di Paraguay dan akan ditindaklanjuti badan sepak bola negara Amerika Latin tersebut.

Rencananya, jenazah Diego Mendieta akan dipulangkan ke Paraguay dengan menggunakan pesawat dari Bandara Adi Soemarmo, via Jakarta, sore ini.

Mantan penyerang Persitara Jakarta Utara yang memiliki nama lengkap Diego Antonio Mendieta Romero di Assuncion meninggal dunia karena sakit di Rumah Sakit Dr Moewardi Solo.

Diego meninggal akibat virus dan jamur yang menyebar di tubuhnya hingga menyebabkan ketahanan tubuhnya menurun.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Detik-Detik Menakutkan Terjangan Longsor Everest
JAKARTA  -- Sebuah video mempelihatkan detik-detik menakutkan saat pendaki di base camp gunung Everest diterjang longsoran bukit salju. Dilansir The Mirror, Senin (27/4), seorang...