Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Digilas 0-6, Aji Santoso: Malaysia Memang Bagus

Sabtu, 28 Juli 2012, 08:46 WIB
Komentar : 6
ANTARA/Yudhi Mahatma
Pesepakbola Indonesia Hendra Adi Bayauw (kiri) bersama Kapten Timnas Nurmufid (kanan) melakukan selebarasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Macau dalam pertandingan kualifikasi grup E Piala Asia (AFC) di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (10/7) m
Pesepakbola Indonesia Hendra Adi Bayauw (kiri) bersama Kapten Timnas Nurmufid (kanan) melakukan selebarasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Macau dalam pertandingan kualifikasi grup E Piala Asia (AFC) di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (10/7) m

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Indonesia U-22 digilas oleh Malaysia pada pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat malam. Dalam pertandingan itu, Garuda Muda menyerah 0-6 dari tim Malaysia Selection.

Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso mengakui kekalahan itu dan mengatakan anak asuhnya mendapat pelajaran berharga.

"Yang terpenting adalah pelajaran dari kekalahan ini sehingga kita bisa mengetahui kelemahan dan keunggulan tim," kata Aji Santoso usai pertandingan.

Menurut dia, kondisi timnas tadi malam jauh berbeda dibandingkan saat turun di kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru beberapa waktu lalu, terutama dalam hal ketahanan fisik.

Kondisi berbeda terjadi pada lawan. Malaysia datang dengan kekuatan penuh serta ditopang oleh tiga pemain asing dan pemain seniornya.

"Setelah kualifikasi Piala Asia semua pemain libur. Kami kira pemain juga tidak melakukan latihan dengan maksimal. Setelah itu mereka kumpul dan langung main," katanya menambahkan.

Mantan pelatih klub Persebaya Surabaya itu mengaku, tim yang diproyeksikan turun di SEA Games 2013 ini memang harus memperbanyak porsi latihan serta memperbanyak frekuensi bertanding melawan tim yang jauh lebih kuat.

"Level lawan harus lebih tinggi seperti melawan Malaysia tadi. Terus terang Malaysia tadi bermain cukup bagus," katanya dengan tegas.

(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  muchsin Senin, 3 September 2012, 11:19
Cape dech!
  komran ws Rabu, 1 Agustus 2012, 05:50
sudahlah.. mas Aji.. mending mundur aja, hati kami sudah sakit 2x, kami gak mau di sakiti terus.. berarti anda gak mampu nanganin pssi, yg ada cuma bikin malu indonesia.. huh !
  rudi choky Senin, 30 Juli 2012, 10:28
mundur dasar ga tau malu
  saiful Senin, 30 Juli 2012, 10:03
Bung Aji, mundur aja dari pada terus malu malui bangsa ini dgn kekalahan demi kekalahan telak .......?
  wiryo Sabtu, 28 Juli 2012, 11:06
pengurus blm ngomong, biasanya ngomongnya....kekalahan timnas adah buah ketidakbecusan pengurus lama....tapi kalau kemenangan adaha buah keberhasilan pengurus baru.......hueeeeeeek

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...