Tuesday, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Digilas 0-6, Aji Santoso: Malaysia Memang Bagus

Saturday, 28 July 2012, 08:46 WIB
Komentar : 6
ANTARA/Yudhi Mahatma
Pesepakbola Indonesia Hendra Adi Bayauw (kiri) bersama Kapten Timnas Nurmufid (kanan) melakukan selebarasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Macau dalam pertandingan kualifikasi grup E Piala Asia (AFC) di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (10/7) m
Pesepakbola Indonesia Hendra Adi Bayauw (kiri) bersama Kapten Timnas Nurmufid (kanan) melakukan selebarasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Macau dalam pertandingan kualifikasi grup E Piala Asia (AFC) di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (10/7) m

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Indonesia U-22 digilas oleh Malaysia pada pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat malam. Dalam pertandingan itu, Garuda Muda menyerah 0-6 dari tim Malaysia Selection.

Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso mengakui kekalahan itu dan mengatakan anak asuhnya mendapat pelajaran berharga.

"Yang terpenting adalah pelajaran dari kekalahan ini sehingga kita bisa mengetahui kelemahan dan keunggulan tim," kata Aji Santoso usai pertandingan.

Menurut dia, kondisi timnas tadi malam jauh berbeda dibandingkan saat turun di kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru beberapa waktu lalu, terutama dalam hal ketahanan fisik.

Kondisi berbeda terjadi pada lawan. Malaysia datang dengan kekuatan penuh serta ditopang oleh tiga pemain asing dan pemain seniornya.

"Setelah kualifikasi Piala Asia semua pemain libur. Kami kira pemain juga tidak melakukan latihan dengan maksimal. Setelah itu mereka kumpul dan langung main," katanya menambahkan.

Mantan pelatih klub Persebaya Surabaya itu mengaku, tim yang diproyeksikan turun di SEA Games 2013 ini memang harus memperbanyak porsi latihan serta memperbanyak frekuensi bertanding melawan tim yang jauh lebih kuat.

"Level lawan harus lebih tinggi seperti melawan Malaysia tadi. Terus terang Malaysia tadi bermain cukup bagus," katanya dengan tegas.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Normalisasi Kebijakan Fiskal AS dan Subsidi BBM Indonesia
Analis dan pelaku pasar di Amerika menunggu langkah pemerintah selanjutnya dalam menangani subsidi BBM. Investor sedang mencari kesempatan menanamkan modal, di saat bursa...