Jumat, 5 Syawwal 1435 / 01 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menpora: Menggelar Piala Dunia Banyak Manfaatnya

Rabu, 18 Juli 2012, 21:59 WIB
Komentar : 0
Antara/Puspa Perwitasari
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Malarangeng (tengah).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Malarangeng (tengah).

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng berpendapat jika Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 banyak manfaat yang bisa diraih terutama dalam hal pengembangan dan pembinaan atlet usia muda. Apalagi menjadi tuan rumah PD U-17 tidak terlalu menguras materi dan fisik.

"Saya sangat mendukung dengan rencana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U 17 pada tahun 2017 mendatang, ini program yang sangat baik untuk mengembangkan pembibitan pemain usia dini di Indonesia," kata Andi seusai bertemu perwakilan PSSI dan konsultan Rabu (18/7). 

"Saya pikir menggelar Piala Dunia U-17 tidak semahal dan serumit menggelar Piala Dunia untuk senior, tetapi manfaatnya besar untuk timnas senior," .

PSSI yang diwakili oleh Koordinator Timnas Bob Hippy, hari ini menghadap Menpora Andi Mallarangeng di Kantor Kemenpora Jakarta. Dengan juga menyertakan konsultan dari T3 International mereka meminta dukungan untuk mengikuti proses bidding (lelang) tuan rumah Piala Dunia (PD) U-17 tahun 2017.

"Dukungan telah kami dapat. Dengan adanya dukungan saya berharap keinginan untuk menjadi tuan rumah bisa segera diajukan ke FIFA," kata Bob Hippy yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI itu. 

Dengan adanya dukungan dari pemerintah, pihaknya akan segera meminta kepada perusahaan konsultan yang telah ditunjuk untuk mempersiapkan program guna meloloskan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2017.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara, Kemenpora.go.id
'Ketahuilah, sesungguhnya bahwa malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung.(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
ISIS Luncurkan Video Ajakan Jihad
 JAKARTA -- Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS meluncurkan video dengan maksud meminta dukungan kepada warga Indoensia. Dalam video yang diunggah ke youtube tersebut,...