Wednesday, 29 Zulqaidah 1435 / 24 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sriwijaya FC Menangi Tropi 'Perang Bintang'

Sunday, 15 July 2012, 23:24 WIB
Komentar : 0
Sriwijaya FC
Sriwijaya FC

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG - Sriwijaya Football Club menyempurnakan koleksi piala menjadi sembilan buah setelah merebut tropi "Perang Bintang" musim kompetisi 2011-2012 dengan mengalahkan Tim All Star di Palembang, Ahad (15/7) malam.

Laskar Wong Kito memenangkan pertandingan itu melalui adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Di awal laga, kedua tim memulai pertandingan absolut itu dengan tempo sedang. Tim All Star membuka peluang pada menit ke-6 melalui tendangan keras pemain Persib, Zulkifli Syukur, namun bola masih dapat dihalau Ferry Rotinsulu.

Meski belum begitu padu tapi pemain All Star dapat mengimbangi permainan kolektif Sriwijaya FC yang memasang formasi ideal.

Gol pembuka diciptakan tim tamu melalui Alberto Goncalves (Persipura) pada menit ke-10 setelah memanfaatkan umpan matang Gustavo Lopez. Striker Mutiara Hitam itu, hanya perlu mengontrol bola dengan dada sebelum merobek jala Laskar Wong Kito. Kedudukan 1-0 untuk Tim All Star.

Berselang satu menit, gelandang Sriwijaya FC M Ridwan mengetarkan pertahanan tim tamu setelah sukses menerapkan skema serangan balik. Namun, aliran bola langsung dipotong Kurnia Mega yang memilih meninggalkan gawang.

Enam menit setelah gol lawan, akhirnya Sriwijaya FC menyamakan kedudukan setelah arah sundulan Hilton tak mampu dibaca Kurnia. Kedudukan berubah imbang 1-1.

Sepanjang pertandingan, kedua tim sama-sama bermain agresif sehingga tidak ada yang tampil mendominasi.

Memasuki babak dua Aldo Bareto diganjar kartu merah setelah menjegal Hilton Moreira saat pertandingan babak kedua baru bejalan dua menit. 

Tempo pertandingan di sepanjang babak kedua sempat menurun. Meski begitu sejumlah serangan Sriwijaya FC hampir membuahkan gol.

Hingga pluit tanda usai ditiupkan wasit kedudukan gol tidak berubah sehingga penentuan pemenang melalui adu penalti.

Tiga penendang pertama dari masing-masing tim sukses menjebol gawang, Kayamba, Zulkifli Syukur, Ponaryo, Supriyono, Ridwan, Ateb.

Kemudian, gelandang Sriwijaya FC gagal menjebol gawang setelah bola membentur tiang, demikian pula dengan Mario Costas, sehingga kedudukan menjadi 3-3.

Gol kemenangan Sriwijaya FC ditentukan Supardi, setelah penendang terakhir dari Tim All Star Ricardo Salampessy ditepis Rivky Mokodompit. Skor akhir 4-3 menempatkan Sriwijaya FC sebagai pemenang.

Pada penyerahan piala juara LSI, PT Liga Indonesia juga menyerahkan anugrah berhadiah Rp 100 juta bagi Tim Fair Play PSPS Pekan Baru, pencetak gol terbanyak Alberto Goncalves dengan 25 gol, dan pemain terbaik. Keith Kayamba Gumbs.

Sriwijaya FC meraih gelar LSI musim ini dengan meraih Rp 2,5 miliar, sementara runner up Persipura Jayapura meraih Rp 1,5 miliar.

Susunan Pemain

Srwijaya FC: Ferry Rotinsulu (Risky Mokodomvit/45); Supardi, Thierry Gathuessy, Jamie Coyne, Mahyadi Panggabean; Lim Joon Sik, Ponaryo Astaman, Firman Utina (Ahmad Jufrianto/83); M Ridwan, Hilton Moreira (Siswanto/78), Keith Kayamba Gumbs. 

Pelatih: Kas Hartadi.

All Star: Kurnia Meiga (I Made Wirawa/45); Zulkifli Syukur, Fabiano (Victor Igbonefo), Hamkah Hamzah (Ricardo/45), Jajang Sukmara (Supriyono/78); Gustavo Lopez (Eka Ramdhani), Ahmad Bustomi, Bambang Pamungkas (c) (M Ridhuan/45), Alberto Goncalves (Mario Costas/75); Aldo Bareto, Zah Rahan (Atep/45).

Pelatih ; Moroslav Janu.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Berperan Sebagai Djamin Ginting, Vino Nongkrong di Lapo
 JAKARTA -- Demi film '3 Nafas Likas', Vino G Bastian rela nongkrong di lapo. Ia mengaku mengunjungi lapo guna mengetahui dialek Karo. Di film...