Jumat, 27 Safar 1436 / 19 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Lawan Makau, Indonesia tak Banyak Perubahan

Senin, 09 Juli 2012, 22:28 WIB
Komentar : 0
Antara/Yudhi Mahatma
 Pesepakbola Indonesia, Nurmufid, melakukan selebarasi usai mencetak gol ke gawang Timor Leste dalam pertandingan kualifikasi Grup E Piala Asia (AFC) di Pekanbaru, Riau, Sabtu (7/7) malam.
Pesepakbola Indonesia, Nurmufid, melakukan selebarasi usai mencetak gol ke gawang Timor Leste dalam pertandingan kualifikasi Grup E Piala Asia (AFC) di Pekanbaru, Riau, Sabtu (7/7) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Indonesia terus berburu kemenangan dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Asia (AFC) U-22 di Stadion Utama Riau, Pekanbaru. Setelah berhasil mengalahkan Timor Leste dengan skor 2-0, Indonesia mengincar kemenangan dalam laga lanjutan menghadapi Makau yang digelar esok.

Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-22 Liestiadi di Pekanbaru, Senin, mengaku akan mencari komposisi jitu untuk meraih target tersebut.

Sejumlah pemain inti yang sebelumnya sempat diturunkan pada laga pertama dan kedua saat menghadapi Australia dan Timor Leste akan kembali diturunkan, namun dengan skema yang berbeda.

Liestiadi masih mengandalkan Dany Saputra, Syaiful dan Nurmufid serta Agus Nova untuk menjaga pertahanan gawang yang dikawal oleh Aji Saka.

Kemudian ditengah, Aji Santoso selaku Kepala Pelatih Garuda Muda juga tetap mengandalkan Kurniawan, Rasyid serta Syahroni dan Agung Supriyanto.

Sementara di lini depan, serangan masih dipimpin oleh Andik Vermansyah, selain juga ada Yosua Pahabol yang sebelumnya sempat mengalami keram pada laga melawan Timor Leste.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. ((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gerakan Kelompok Ekstrimis, Din: Lawan dengan Ideologi
JAKARTA -- Menghadapi kelompok ekstrimis tak cukup dengan saling mengecam. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin menjelaskan harus ada tanding ideologi. Ia...