Jumat, 7 Muharram 1436 / 31 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Stadion Piala Asia Belum Tersambung Listrik PLN

Senin, 02 Juli 2012, 20:41 WIB
Komentar : 3
Antarafoto
STADION UTAMA RIAU. Suasana pembangunan Stadion Utama Riau, di Panam, Pekanbaru, Senin (25/6) yang saat ini terhenti proses pengerjaannya dua pekan jelang pelaksanaan babak kualifikasi Piala Asia U-22.
STADION UTAMA RIAU. Suasana pembangunan Stadion Utama Riau, di Panam, Pekanbaru, Senin (25/6) yang saat ini terhenti proses pengerjaannya dua pekan jelang pelaksanaan babak kualifikasi Piala Asia U-22.

REPUBLIKA, PEKANBARU - PT PLN menyatakan belum bisa melayani listrik ke Stadion Utama Riau, Pekanbaru, tempat penyelenggaraan kualifikasi Piala Asia karena pihak pengelola belum mengajukan aplikasi berlangganan listrik.

"Belum ada pengajuan penyambungan baru untuk stadion utama," kata Humas PLN Wilayah Riau-Kepri, Sarno, kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (2/7).

Babak kualifikasi Grup E Piala Asian Footbal Confederation (AFC) bakal digelar di Pekanbaru tanggal 5-15 Juli. Dua lokasi tempat pertandingan yakni di Stadion Utama Riau dan Stadion Kaharudin Nasution.

"Kalau Stadion Kaharuddin Nasution di Rumbai sudah lama berlangganan listrik PLN," ujarnya.

Ia mendapat informasi instalasi jaringan listrik di stadion utama sudah dilaksanakan, namun pihaknya hingga kini belum menerima konfirmasi mengenai pemeriksaan instalasi dan uji coba jaringan instalasi listrik tersebut. Padahal, hasil pemeriksaan dan uji coba jaringan instalasi listrik merupakan salah satu persyaratan penyambungan listrik baru.

Menurut dia, jika nanti pengelola stadion utama mengajukan penyambungan baru, maka pihak PLN akan menawarkan tiga alternatif. Antara lain penyambungan berkapasitas 1,1 megawatt, penyambungan berkapasitas 1,97 KVA atau multi guna.

Menurut dia, penyambungan sistem multiguna paling memungkinkan karena kapasitas pasokan listrik bisa diperbesar sesuai dengan kebutuhan. Jika tidak ada event besar, lanjutnya, maka pasokan daya listrik bisa dikurangi. 

Dengan begitu, pengelola stadion utama tidak membayar tarif abonemen yang cukup besar seperti pada pemasangan listrik besar dengan daya 1,1 megawatt.

"Kami menyarankan penyambungan baru nanti dengan sistem multiguna, yaitu penyambungan jaringan listrik berkapasitas fleksibel," katanya. 

Ia menambahkan, pasokan listrik dan infrastruktur jaringan PLN pada dasarnya siap untuk mendukung daya listrik untuk penyelenggaraan Piala Asia bahkan PON XVIII di Riau. Semua infrastruktur dan jaringan listrik menuju ke stadion utama bisa diambil dari gardu Induk Garuda Sakti.   

"Jika sudah dibayar, kita akan langsung melakukan penyambungan listrik," katanya.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Sebab Penjualan iPad Melemah
WASHINGTON DC -- Penjualan bagi iPad terbaru produksi Apple sedikit melemah, sementara tablet buatan pesaingnya yang berbasis Android juga biasa-biasa saja. Analis menilai,...