Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PSSI Belum Jelaskan Asal Usul Paspor Tibo

Selasa, 15 Mei 2012, 12:51 WIB
Komentar : 0
Republika/Yogi Ardhi
Titus Bonai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---PSSI hingga saat ini belum menjelaskan secara rinci mengenai asal usul paspor yang digunakan Titus Bonai (Tibo) untuk mengikuti Al Nakba International Tournament di Palestina, 13-23 Mei.

Selama ini paspor pemain yang memperkuat klub Indonesia Super League (ISL) itu ditengarai masih dipegang oleh manajemen Persipura, Jayapura. "PSSI tidak bisa menolak keinginan Tibo dan Okto untuk memperkuat Timnas. Jadi justru yang menahan paspor itu yang melanggar hak asasi," kata Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong di Jakarta, Selasa (15/5).

Menurut dia, keinginan Titus Bonai dan Oktovianus Maniani untuk membela timnas seharusnya didukung penuh oleh klub dan bukan malah menahannya, karena mereka ini menjalankan kepentingan negara.

Dua pemain asal Papua ini, kata dia, telah bergabung dengan pemain timnas lainnya di Palestina dan bahkan telah menjalani latihan bersama yang dipimpin langsung oleh pelatih Nil Maizar.

"Timnas telah berangkat dari Jordania menuju Palestina. Sebelumnya rombongan sempat tertahan. Untuk ke Palestina memang membutuhkan perjuangan," katanya.

Jenderal bintang satu itu menjelaskan, keikutsertaan Indonesia pada Al Nakba International Tournament ini bukan hanya menghadiri undangan, melainkan juga memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan Palestina.

Ditanya masalah dana yang digunakan, pria yang juga menjadi Ketua Komisi Disiplin PSSI itu mengaku dana yang digunakan merupakan bantuan dari donatur yang tidak terikat. "Turnamen di Palestina sifatnya mendadak. Jadi bantuan dari pemerintah belum ada. Yang penting kita berangkat dulu. Pertandingan ini jauh lebih penting dibandingkan dengan agenda FIFA," katanya dengan tegas.

Pada Al Nakba International Tournament 2012, Timnas Garuda berada di Grup B bersama Uzbekistan dan Irak. Meski lawan yang akan dihadapi adalah tim berat, pihak manajemen timnas tetap menargetkan Irfan Bachdim dan kawan-kawan lolos ke semifinal.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
4.062 reads
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  jack Rabu, 16 Mei 2012, 07:16
Jika aku jadi la nyala... maka aku akan membantu Djohar Arifin untuk membantu TIMNAS, dan pada periode berikutnya saya akan mencalonkan diri menjadi KETUM PSSI... bersatulah3x
  yudhi Selasa, 15 Mei 2012, 19:06
papor tibo jelas dari imigrasi lah bos gimana sihhh.masak dari la nyala !mana mungkin.....
  Dadi Selasa, 15 Mei 2012, 16:24
Andaikata saya yg jadi Tibo atau 0kto, saya tidak akan ikut membela Timnas ke Al Nakba, seharusnya yg Tibo dan Okto lakukan adalah berbicara dulu pada PSSI, selesaikan dulu masalah Internal PSSI, baru siap untuk membela Timnas.
  wiryo Selasa, 15 Mei 2012, 16:21
walah...modeel pejabat aja bisa membuat yg tidak benar menjadi benar......jangan salahkan rakyat kalo ikut2an ......intropeksi limbong...
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda